Persaingan untuk meraih gelar Super League 2025/2026 semakin memanas menjelang akhir kompetisi. Borneo FC kini mengandalkan pendekatan spiritual dan kerja keras di tengah ketatnya persaingan dengan Persib Bandung, yang saat ini berada di posisi teratas klasemen dengan total poin yang sama, yaitu 69.
Meski Borneo FC dan Persib memiliki jumlah poin yang identik, Persib berhak menduduki posisi pertama berkat keunggulan dalam pertemuan langsung. Borneo FC baru saja meraih tiga poin penting setelah berhasil mengalahkan Persik Kediri di Stadion Brawijaya, dengan gol tunggal yang dicetak oleh Koldo Obieta pada menit ke-55. Dalam situasi kompetisi yang semakin menegangkan, manajer tim Dandri Dauri mengungkapkan bahwa timnya memilih untuk mengandalkan jalur langit, yang berarti menggabungkan usaha keras dengan doa. "Soal juara, kami serahkan pada usaha dan doa. Siapa yang jadi juara, itu nanti di akhir," ujarnya.
Pendekatan ini diharapkan bisa menjadi penyeimbang di tengah tekanan yang tinggi. Borneo FC menekankan pentingnya fokus untuk menyelesaikan empat laga sisa dengan baik. Kapten tim, Nadeo Argawinata, menegaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada soliditas tim. Dia percaya bahwa kebersamaan di ruang ganti menjadi fondasi yang kuat bagi tim untuk bisa bersaing dan menyalip rival-rivalnya.
Dengan empat pertandingan tersisa, Borneo FC bertekad untuk terus berjuang demi meraih gelar juara, sementara perhatian akan tertuju pada perkembangan selanjutnya dalam kompetisi ini.