s);} gtag('js', new Date()); gtag('config', 'G-V5JDWN1R81');
🔴 Breaking
Peristiwa

Peringatan Iran kepada AS: Babak Baru Perang Akan Menjadi Bencana

Iran mengingatkan Amerika Serikat bahwa potensi babak baru konflik akan berujung pada bencana bagi AS, menurut pernyataan Mohsen Rezaei, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran.

Agung Maulana

Penulis

01 May 2026
3 kali dibaca
Peringatan Iran kepada AS: Babak Baru Perang Akan Menjadi Bencana
Warga Iran turun ke jalan-jalan Teheran saat militer memamerkan persenjataan rudal balistiknya, seperti yang terlihat dalam rekaman yang dirilis pada Selasa (21/4). (Tangkapan Layar Video REUTERS via WANA)

Iran telah memberikan peringatan tegas kepada Amerika Serikat (AS) mengenai kemungkinan terjadinya babak baru dalam konflik antara kedua negara. Mohsen Rezaei, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa agresi terhadap Iran akan berakibat bencana bagi AS.

Dalam pernyataannya, Rezaei menyatakan, "Sejarah akan mencatat bahwa bangsa Iran menenggelamkan kekuatan adidaya Amerika di Teluk Persia dan Laut Oman." Ia juga menambahkan bahwa jika AS melanjutkan tindakan agresif, ada risiko bahwa kapal-kapal militer mereka dapat ditenggelamkan dan tentara mereka akan mengalami korban jiwa. Rezaei, yang juga merupakan mantan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), menyampaikan bahwa AS seharusnya bersiap menghadapi kemungkinan penawanan sejumlah besar pasukan mereka.

Di tengah tekanan politik untuk mengakhiri konflik yang tidak populer, Presiden AS Donald Trump menolak proposal Iran yang menawarkan pembukaan kembali Selat Hormuz dengan syarat pencabutan blokade laut AS. Rezaei juga mengemukakan sepuluh syarat yang harus dipenuhi oleh AS untuk mengakhiri ketegangan, termasuk penghentian agresi dan pencabutan sanksi ilegal.

Walaupun Trump menganggap blokade sebagai alat tawar-menawar, laporan menyebutkan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) sedang mempersiapkan rencana serangan udara yang kuat untuk mengatasi kebuntuan diplomatik. Namun, hingga saat ini, Trump belum memberikan izin untuk tindakan militer terhadap Iran.

Dengan situasi yang semakin memanas, perkembangan selanjutnya dalam hubungan antara Iran dan AS akan menjadi perhatian dunia internasional, mengingat potensi dampak yang luas dari konflik yang berkepanjangan ini.

Artikel Terkait