Thursday, 10 September 2026
Peristiwa

Peran WN China di Tambang Emas Longsor Lantung, NTB Terungkap

Polres Sumbawa mengonfirmasi bahwa warga negara asing asal China yang berada di tambang emas di Lantung hanya berstatus teknisi, bukan pengelola.

A
Arya Satya Sasmita
07 September 2026 53 pembaca
Foto: ANTARA FOTO/Dhimas Budi Pratama
Foto: ANTARA FOTO/Dhimas Budi Pratama

Polres Sumbawa menyatakan bahwa warga negara asing (WNA) asal China yang terlibat di lokasi tambang emas di Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), berfungsi sebagai teknisi dan bukan sebagai pengelola tambang. Hal ini disampaikan oleh Kasi Humas Polres Sumbawa, Iptu Zainal Arifin, pada hari Senin.

Pernyataan Pihak Kepolisian

Zainal menjelaskan bahwa semua pengelola kegiatan pertambangan di lokasi tersebut adalah warga negara Indonesia (WNI). "WNA China yang berada di lokasi itu bukan pengelola, melainkan teknisi. Pengelolanya semua WNI," ujarnya saat dikonfirmasi.

Investigasi Lanjutan

Pihak Polres Sumbawa saat ini sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan inventarisasi jumlah WNA yang ada di area pertambangan tersebut. Ia juga menambahkan bahwa pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pertambangan akan dimintai pertanggungjawaban dan akan diperiksa lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Peristiwa longsor yang terjadi di lokasi tambang emas ini berlangsung pada Sabtu malam, 5 September, sekitar pukul 21.30 Wita. Akibat kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka.

// Artikel Terkait