Thursday, 29 October 2026
Peristiwa

Peningkatan Koordinasi Pemda Diperlukan untuk Cegah Karhutla

Pencegahan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah melalui koordinasi yang kuat dan pelaksanaan kebijakan hingga tingkat desa. Menteri Dalam Negeri mengingatkan pentingny...

D
Daniel Saputra
29 October 2026 1 pembaca
Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Upaya untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memerlukan dukungan dari pemerintah daerah, yang harus memperkuat koordinasi serta pelaksanaan kebijakan hingga ke tingkat desa. Hal ini sejalan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, kepada seluruh kepala daerah untuk melarang pembakaran lahan dalam situasi darurat karhutla. Instruksi ini bertujuan untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah musim kemarau.

Tito menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, serta tokoh masyarakat. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan dan menyebarluaskan informasi mengenai larangan pembakaran lahan kepada masyarakat.

Peran Koordinasi dalam Kebijakan Pencegahan

Trubus Rahadiansyah, seorang pengamat kebijakan publik, berpendapat bahwa keberhasilan pelaksanaan kebijakan pencegahan karhutla sangat bergantung pada koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD. Ia menekankan pentingnya penyelarasan regulasi di tingkat daerah. "Pemda ini koneksinya dengan DPRD yang mengusulkan dan yang didorong Mendagri. Seharusnya mereka duduk bersama mengenai rumusan bersama," ungkap Trubus saat dihubungi di Jakarta.

Implementasi Kebijakan di Tingkat Desa

Untuk mencapai tujuan pencegahan karhutla, setiap langkah kebijakan yang diambil harus diimplementasikan secara efektif hingga ke tingkat desa. Hal ini mencakup sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan dampak dari pembakaran lahan, serta pentingnya menjaga lingkungan agar tetap aman dari kebakaran.

// Artikel Terkait