Friday, 07 August 2026
Peristiwa

Penemuan Mengejutkan: Ratusan Senjata Api di Sekolah Swasta Jakarta

Sebanyak 995 senjata api, narkoba, dan VCD porno ditemukan di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Penemuan ini memicu perhatian serius dari pihak berwenang.

F
Farhan Hakim
06 August 2026 13 pembaca
Foto: www.freepik.com.
Foto: www.freepik.com.

Dalam sebuah ruangan tertutup di sebuah sekolah swasta yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ditemukan 995 pucuk senjata api, serta barang-barang ilegal lainnya seperti CD video porno dan narkoba. Penemuan mencengangkan ini terjadi pada hari Jumat, 10 Juli 2026.

Hermawanto, kuasa hukum yayasan sekolah, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan kembali sejumlah senjata, narkoba, dan CD porno saat memberikan keterangan di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 6 Agustus 2026. "Kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk, juga menemukan narkoba, dan CD porno," ujarnya.

Kronologi Penemuan Senjata

Hermawanto menjelaskan bahwa penemuan pertama terjadi pada 10 Juli 2026, di mana pihaknya menemukan 995 pucuk senjata api, amunisi, dan beberapa aksesoris senjata lainnya. Selanjutnya, pada Rabu, 5 Agustus 2026, mereka kembali menemukan beberapa senjata tambahan, narkoba jenis ganja dan sabu, serta VCD porno. Akibat penemuan ini, mereka merasa perlu untuk melaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan.

"Jadi, kami perlu informasikan kepada masyarakat bahwa karena ini ada senjata yang jumlahnya sangat banyak, nyaris seribu senjata, maka kami ingin perkara ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh Polres Metro Jakarta Selatan," tambahnya.

Detail Temuan dan Tanggapan Pihak Sekolah

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Sekolah Swasta tersebut, Untung Sangaji, menjelaskan bahwa penemuan itu terjadi ketika pihak sekolah membuka sebuah ruangan yang biasanya digunakan untuk kepentingan anak-anak. "Namun, tiba-tiba ketika kita membuka ruangan untuk kepentingan sekolah ini, kita temukan peralatan yang disebut senjata. Airsoft gun yang bisa membunuh karena larasnya itu polos tidak ada alur," jelas Untung.

Temuan tersebut mencakup 995 butir amunisi senjata genggam, shotgun kaliber 12/70, laras kaliber 5,56 mm, serta senjata genggam berkaliber 40 dan 9 mm. Selain itu, ditemukan juga tiga magazine jenis Glock berkapasitas 30 butir amunisi, satu magazine Walther kaliber 22, satu magazine M4, dan satu alat pembuat peluru. Petugas juga menemukan narkoba dalam jumlah yang belum dirinci dan sekitar 25 keping VCD dengan konten yang bervariasi.

Untung menegaskan pentingnya perhatian terhadap kejadian ini, "Saya mohon rekan-rekan tajami omongan saya. Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?"

Kuasa hukum yayasan sekolah tersebut meminta pendampingan dalam proses penyelidikan oleh Polres Metro Jakarta Selatan. "Karena senjata ini bisa disalahgunakan dan tetap bisa berbahaya bagi siapapun. Apalagi, senjata ini disimpan di tempat sekolah yang tentunya berbahaya bagi para siswa dan para guru," ungkapnya.

Polres Metro Jakarta Selatan telah mengonfirmasi adanya penemuan sejumlah senjata api dan airsoft gun di sekolah tersebut. Polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai temuan ini pada 15 Juli 2026. Penyidik telah membuat Laporan Polisi Model A sebagai dasar untuk penanganan awal dan penyelidikan lebih lanjut.

// Artikel Terkait