Jakarta - AS, yang diduga melakukan pemerkosaan terhadap santriwati di Pati, berhasil ditangkap di Kabupaten Wonogiri. Penangkapan ini terjadi setelah AS melarikan diri ke berbagai tempat karena ketakutan akan ditangkap oleh pihak kepolisian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengungkapkan bahwa AS ditangkap pada pagi hari pukul 04.45 WIB di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro. Penangkapan ini terjadi saat tim Jatanras Polda Jateng secara kebetulan bertemu dengan tersangka di jalan. "Jadi itu sebenarnya tim Jatanras Polda Jateng papasan di jalan dengan Tersangka, surveillance anggota ketemu di jalan," jelas Anwar saat dihubungi.
AS sebelumnya diketahui bersembunyi di rumah salah satu juru kunci petilasan di kawasan tersebut. Ia ditangkap tanpa perlawanan saat berpapasan di jalan saat meninggalkan tempat persembunyiannya. "Tapi kalau penangkapannya (saat) papasan di jalan. Di rumah juru kunci itu dia sendiri. (Ada perlawanan?) Nggak, nggak ada," tambah Anwar.
AS melarikan diri dari Kabupaten Pati karena takut akan ditangkap, dan ia diantar oleh seseorang menuju Wonogiri. Penangkapan ini menjadi langkah penting dalam penyelidikan kasus pemerkosaan yang melibatkan santriwati di ponpes tersebut.
Ke depan, pihak kepolisian akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap lebih dalam kasus ini dan memastikan keadilan bagi para korban.