Thursday, 18 June 2026
Peristiwa

PDIP Menolak Tuduhan Keterkaitan dengan Tiyo Ardianto, Said Abdullah: Sangat Tidak Logis

Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, menanggapi tuduhan yang mengaitkan partainya dengan mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, dengan menyatakan bahwa hal tersebut tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa PDIP...

A
Arya Satya Sasmita
17 June 2026 10 pembaca
Foto: Dok Istimewa
Foto: Dok Istimewa

Said Abdullah, yang menjabat sebagai Ketua DPP PDIP, secara tegas membantah berbagai tuduhan yang mengaitkan partai yang dipimpinnya dengan Tiyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM. Ia menilai bahwa menghubungkan PDIP dengan hubungan keluarga atau jaringan pribadi Tiyo adalah hal yang sangat tidak logis.

“Kalau dia ada besanan, ada famili itu kan tidak pada tempatnya kita mempermasalahkan kedekatan kekeluargaan. Akan tetapi kalau itu dikait-kaitkan, menurut hemat saya, sangat tidak make sense sama sekali,” ungkap Said saat berada di kompleks parlemen Senayan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Pernyataan Tegas Mengenai Keterlibatan PDIP

Ia menekankan bahwa sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, partainya tidak pernah terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung, baik pada akhir Agustus tahun lalu maupun dalam demonstrasi mahasiswa yang masih berlangsung saat ini. “Dipastikan, PDIP, sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDIP. Baik itu sebagai apa ya, sebagai kader maupun sebagai anggota,” jelasnya.

Menanggapi Kehadiran Tokoh di Kegiatan

Said juga menegaskan bahwa mengorganisir atau menggerakkan demonstrasi bukanlah cara yang diambil oleh partainya. Ia meminta masyarakat untuk tidak menafsirkan kehadiran beberapa tokoh yang dekat dengan PDIP dalam berbagai kegiatan sebagai bentuk keterlibatan partai. “Tegas yang disampaikan ibu, karena itu bukan cara-cara PDIP. Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak, keikutsertaan atau jalan-jalan yang terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDIP,” tutupnya.

// Artikel Terkait