Tuesday, 11 August 2026
Peristiwa

MUI DKI Jakarta Dorong Pemahaman Fikih Lingkungan di Kalangan Kader

Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta mengajak kadernya untuk mendalami fikih lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

N
Ni Luh Ayu Sari
11 August 2026 1 pembaca
Foto: Bayu Adji Republika
Foto: Bayu Adji Republika

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta berinisiatif untuk mengedukasi kadernya mengenai fikih lingkungan hidup. Langkah ini diambil untuk menumbuhkan kesadaran di masyarakat bahwa menjaga lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, merupakan bagian dari ajaran agama.

Pendidikan Eco-Theology di Universitas Muhammadiyah Jakarta

Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun, mengungkapkan bahwa mereka baru saja menyelenggarakan pendidikan bertema Eco-Theology di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Kegiatan ini membahas hubungan antara keyakinan seseorang dengan kepedulian terhadap lingkungan. "Kami baru menggelar pendidikan yang namanya eco-theology. Jadi bagaimana teologi keyakinan seseorang itu berdampak pada lingkungan," jelasnya.

Faiz berharap pendidikan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Muslim di Jakarta untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Hal ini sangat relevan mengingat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah berupaya serius dalam mengatasi masalah sampah di ibu kota.

Mendorong Kader Ulama Memahami Fikih Lingkungan

Gus Faiz menekankan pentingnya kesadaran masyarakat, terutama umat Muslim, mengenai perlunya menjaga lingkungan. "Jadi tadi Pak Gub berbicara tentang sampah, kita juga ingin masyarakat di Jakarta, Muslim ya karena saya di MUI, itu memiliki kesadaran bahwa penjagaan lingkungan tuh bagian dari agama, bahwa sampah itu ketika bisa dimanfaatkan untuk kebaikan, dia juga bisa menjadi harta yang bisa dimanfaatkan," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa MUI akan terus berupaya melahirkan kader-kader ulama yang memahami fikih lingkungan hidup. Dengan demikian, pemahaman keagamaan tentang lingkungan dapat disebarluaskan kepada masyarakat. "Kami akan mendorong adanya kader-kader para ulama yang mengerti betul tentang fikih lingkungan hidup. Ini mudah-mudahan nanti bisa bersinergi," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan apresiasi terhadap dukungan MUI dalam program-program yang dilaksanakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Ia berharap MUI dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ketentraman di Jakarta. "Sehingga dengan demikian, itulah yang menjadi sinergi utama dan kami sangat memberikan dan juga men-support apa pun yang akan dilakukan oleh MUI yang pada dasarnya dampaknya pasti bagi kehidupan keagamaan di Jakarta," kata Pramono.

// Artikel Terkait