🔴 Breaking
Bali United Siap Memberikan Tekanan kepada Persib Bandung di GBLA Kekalahan Telak Juventus: Rabiot Menyebut Tim Kurang Terorganisir Makna Gelar Doktor bagi Ali Fikri: Tanggung Jawab Besar untuk Berkontribusi kepada Masyarakat Kedatangan Haji Her di Pamekasan Disambut Antusias Pasca Pemeriksaan KPK Pakistan Mengirim Tiga Jet Tempur ke Arab Saudi di Tengah Gencatan Senjata Rentan AS-Iran Dukungan Akbar Supratman untuk Sugiono Sebagai Ketua Umum IPSI Persijap Jepara Rayakan HUT Kabupaten dengan Kemenangan Melawan Bhayangkara FC Momen Emosional dan Dedikasi di Wisuda ke-261 Universitas Airlangga KPK Menetapkan Bupati Tulungagung Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Amerika Serikat Klaim Operasi Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Protes Keras Bali United Siap Memberikan Tekanan kepada Persib Bandung di GBLA Kekalahan Telak Juventus: Rabiot Menyebut Tim Kurang Terorganisir Makna Gelar Doktor bagi Ali Fikri: Tanggung Jawab Besar untuk Berkontribusi kepada Masyarakat Kedatangan Haji Her di Pamekasan Disambut Antusias Pasca Pemeriksaan KPK Pakistan Mengirim Tiga Jet Tempur ke Arab Saudi di Tengah Gencatan Senjata Rentan AS-Iran Dukungan Akbar Supratman untuk Sugiono Sebagai Ketua Umum IPSI Persijap Jepara Rayakan HUT Kabupaten dengan Kemenangan Melawan Bhayangkara FC Momen Emosional dan Dedikasi di Wisuda ke-261 Universitas Airlangga KPK Menetapkan Bupati Tulungagung Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Amerika Serikat Klaim Operasi Pembersihan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Protes Keras
Pendidikan

Momen Emosional dan Dedikasi di Wisuda ke-261 Universitas Airlangga

Wisuda ke-261 Universitas Airlangga menyajikan momen berkesan dan inspiratif, di mana para wisudawan berbagi cerita pengabdian di Airlangga Convention Center.

Putri Ayunda Lestari

Penulis

12 April 2026
4 kali dibaca
Momen Emosional dan Dedikasi di Wisuda ke-261 Universitas Airlangga

Wisuda ke-261 Universitas Airlangga (UNAIR) yang berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026, di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C, menghasilkan berbagai kisah yang membanggakan sekaligus mengharukan. Acara sakral ini tidak hanya menjadi momen penyerahan ijazah, tetapi juga tempat bagi para wisudawan untuk berbagi pengalaman dan semangat pengabdian mereka.

Prosesi wisuda ini dihadiri oleh ratusan wisudawan dari berbagai program studi, yang telah menyelesaikan studi mereka dengan penuh perjuangan. Selain dihadiri oleh keluarga dan teman-teman, acara ini juga disaksikan oleh para pejabat kampus yang memberikan dukungan moral bagi para lulusan. Momen-momen haru tak terhindarkan ketika orang tua wisudawan menyaksikan anak-anak mereka menerima ijazah, simbol dari kerja keras dan pengorbanan yang telah mereka lakukan selama ini.

Salah satu wisudawan, Dita, mengungkapkan kebanggaannya, "Hari ini merupakan pencapaian terbesar dalam hidup saya. Saya tidak hanya berterima kasih kepada dosen-dosen yang telah membimbing, tetapi juga kepada orang tua yang selalu mendukung saya." Pernyataan Dita menggambarkan rasa syukur yang mendalam dari para lulusan terhadap dukungan yang mereka terima sepanjang perjalanan pendidikan mereka.

Sejalan dengan tema acara, "Semangat Pengabdian untuk Kemajuan Bangsa," para pembicara di wisuda ini menekankan pentingnya kontribusi setiap individu untuk masyarakat. Rektor UNAIR, Prof. Dr. Mohammad Nasih, dalam sambutannya menyatakan, "Kami berharap para wisudawan dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat." Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial.

Tak hanya itu, kesan emosional juga terpancar saat beberapa wisudawan membagikan cerita perjuangan mereka. Seperti yang disampaikan oleh Rahmat, seorang lulusan Fakultas Kedokteran, "Perjalanan saya tidak selalu mulus. Ada banyak rintangan yang harus saya hadapi. Namun, setiap tantangan membuat saya lebih kuat dan termotivasi untuk membantu orang lain." Cerita-cerita ini menjadi inspirasi bagi wisudawan lainnya untuk terus maju meskipun dihadapkan pada kesulitan.

Wisuda ini bukan hanya momen penutupan bagi para mahasiswa, tetapi juga sebagai awal yang baru untuk menggapai cita-cita. Dalam sambutannya, Rektor UNAIR menambahkan, "Kami percaya bahwa setiap lulusan memiliki potensi untuk menjadi agen perubahan. Bawa nilai-nilai yang telah diajarkan di kampus dan berikan yang terbaik untuk bangsa ini." Dalam suasana yang penuh harapan ini, para wisudawan meninggalkan ACC dengan semangat tinggi dan tekad untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Dengan berbagai cerita yang mengharukan dan pesannya yang mendalam, wisuda ke-261 Universitas Airlangga menandakan bukan hanya akhir dari perjalanan akademis, tetapi juga pemulaan dari tahap baru dalam hidup para lulusan. Semoga mereka dapat melanjutkan perjalanan ini dengan penuh dedikasi dan semangat mengabdi, membawa nama baik almamater dan memberikan pengaruh positif di lingkungan mereka.

Artikel Terkait

Sumber: news.espos.id