Yayasan Al Abidin Jalani Kerjasama Strategis dengan Yayasan Insan Mulia Mojokerto
Yayasan Al Abidin menjalin sinergi dengan Yayasan Insan Mulia Mojokerto melalui kunjungan studi banding yang diadakan pada Sabtu (11/4/2026), guna memperkuat jaringan pendidikan.
Pada Sabtu, 11 April 2026, Yayasan Al Abidin menerima kunjungan dari Yayasan Insan Mulia Mojokerto, yang mengelola Sekolah Islam Terpadu (SIT) Permata Mulia. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jejaring dan memperkuat sinergi antara kedua lembaga pendidikan dalam mendukung pengembangan pendidikan yang lebih baik.
Kunjungan studi banding ini merupakan langkah strategis bagi Yayasan Al Abidin dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan. Melalui kerjasama ini, kedua yayasan berharap bisa bertukar pengalaman, metode pengajaran, serta inovasi dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang lebih inspiratif bagi siswa-siswinya.
Ketua Yayasan Al Abidin, dalam sambutannya, menyatakan, “Kami sangat menyambut baik kehadiran Yayasan Insan Mulia Mojokerto. Kunjungan ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk selalu berkolaborasi demi kemajuan pendidikan.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga pendidikan sangat penting untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Sementara itu, perwakilan dari Yayasan Insan Mulia Mojokerto menambahkan, “Kunjungan ini bukan hanya sekedar studi banding, tetapi juga kesempatan bagi kami untuk saling belajar dan melihat bagaimana masing-masing yayasan dapat berkontribusi lebih dalam dunia pendidikan.” Hal ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan inovasi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Kedua yayasan sepakat untuk menjalin kerja sama lebih lanjut, termasuk program pertukaran pelajar dan pelatihan bagi tenaga pendidik. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan kompetensi guru dan siswa di masing-masing yayasan. Dalam era pendidikan yang terus berkembang, kolaborasi semacam ini menjadi sangat krusial untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapat akses terhadap pendidikan berkualitas.
Kegiatan studi banding ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman sebagai awal dari kerjasama yang lebih erat. Kedua belah pihak optimis bahwa sinergi ini akan membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, tidak hanya untuk mereka yang terlibat tetapi juga untuk masyarakat luas.
Ke depannya, Yayasan Al Abidin dan Yayasan Insan Mulia Mojokerto akan terus berkomunikasi dan melakukan evaluasi terhadap program-program yang dijalankan. Harapan mereka adalah untuk menjadikan pendidikan yang lebih inklusif dan berkualitas, sehingga mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.