Tuesday, 01 September 2026
Olahraga

Media Tiongkok Menilai An Se Young Sebagai Pemain Biasa Saja

Pandangan komunitas bulu tangkis Tiongkok terhadap An Se Young, pemain bulu tangkis asal Korea Selatan, kembali menjadi sorotan setelah pernyataan yang meragukan kekuatannya di lapangan.

A
Arya Satya Sasmita
31 August 2026 17 pembaca
An Se Young/[Foto: AFP]
An Se Young/[Foto: AFP]

Penilaian yang diberikan oleh komunitas bulu tangkis Tiongkok terhadap An Se Young, yang dikenal sebagai 'Ratu Bulu Tangkis asal Korea Selatan' dan saat ini menduduki peringkat satu dunia, kembali menarik perhatian publik. Pada tanggal 28 (waktu Korea), Tencent News Tiongkok melaporkan bahwa penilaian yang menyatakan An Se Young tidak tak terkalahkan dan memiliki kekuatan serangan yang lemah dianggap tidak berarti. Sebelumnya, pada tanggal 23, media yang sama mengklaim bahwa dominasi An Se Young sangat besar, bahkan menyebutkan bahwa meraih dua gelar Grand Slam adalah prediksi yang konservatif; kecuali jika mengalami cedera, ia akan sulit untuk dikalahkan.

Baru-baru ini, An Se Young berhasil meraih gelar tunggal putri di Kejuaraan Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026, sehingga perhatian kini tertuju pada kemungkinan ia meraih Grand Slam kedua dalam kariernya. Setelah sukses mencapai puncak di turnamen internasional, An Se Young kini melangkah menuju 'Double Grand Slam' dengan kemenangan di Kejuaraan Dunia ini. Jika ia mampu mempertahankan performanya di Asian Games, Kejuaraan Asia, dan Olimpiade, maka rekor luar biasa ini akan terwujud.

Kritik Terhadap An Se Young Kembali Muncul

Saat An Se Young berupaya mencapai pencapaian besar, kritik yang pernah dilontarkan oleh para ahli bulu tangkis Tiongkok mulai muncul kembali. Media mengingatkan kembali komentar Luo Yigang, mantan pelatih tim tunggal putri nasional Tiongkok, yang sebelumnya menyatakan bahwa An Se Young bukanlah pemain yang istimewa dalam hal kemampuan atau gaya bermain. Namun, seiring dengan perkembangan An Se Young menjadi pemain tunggal putri terkuat di dunia, komentar tersebut kini menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar bulu tangkis Tiongkok.

Media juga mencatat bahwa ucapan Luo Yigang telah menjadi meme di komunitas bulu tangkis. Baru-baru ini, Li Xuerui, peraih medali emas tunggal putri Olimpiade London 2012, mengungkapkan bahwa gaya bermain An Se Young kurang menunjukkan kekuatan ofensif. Meskipun demikian, sulit untuk menemukan lawan yang mampu menandingi An Se Young di kancah tunggal putri global saat ini.

Pemahaman Baru tentang Gaya Bermain An Se Young

Analisis media menunjukkan bahwa ketangguhan An Se Young justru berasal dari fakta bahwa ia bukanlah pemain ofensif tipikal yang mengalahkan lawan dengan satu smash kuat. "Dia mungkin tampak kurang memiliki gerakan khas, tetapi ia menanamkan rasa takut melalui kemampuannya untuk melemahkan lawan," tulis media, menambahkan, "Bermain melawan An Se Young seperti jatuh ke dalam lubang hitam. Anda tersedot olehnya dan menjadi tak berdaya." An Se Young menunjukkan performa yang sangat dominan di Kejuaraan Dunia baru-baru ini, tidak kehilangan satu game pun selama enam pertandingan yang dilakoninya.

Oleh karena itu, media menekankan bahwa "melihat dunia bulu tangkis saat ini, tidak ada pemain yang dapat menaklukkan An," dan "secara teoritis, satu-satunya cara untuk mengalahkan An Se Young adalah melalui cedera." Selain itu, prospek An Se Young meraih 'Double Grand Slam' juga digambarkan sebagai "perkiraan konservatif," dengan prediksi bahwa ia akan mencetak rekor besar dengan probabilitas yang tinggi.

// Artikel Terkait