Tuesday, 01 September 2026
Olahraga

Chiam Zi Hong Siap Tampil di Grand Final Piala Lee Chong Wei dengan Semangat Tinggi

Chiam Zi Hong, pebulutangkis muda berusia 14 tahun, berhasil melaju ke Grand Final Piala Lee Chong Wei setelah mengalahkan William Phoon dalam pertandingan kualifikasi yang sengit. Meskipun belum meny...

F
Farhan Hakim
01 September 2026 10 pembaca
Chiam Zi Hong/[Foto:NST]
Chiam Zi Hong/[Foto:NST]

Pebulutangkis muda berbakat, Chiam Zi Hong, yang baru berusia tujuh tahun saat Datuk Seri Lee Chong Wei pensiun, menjadikan legenda bulutangkis Malaysia tersebut sebagai idolanya. Meskipun terlalu muda untuk menyaksikan Chong Wei di puncak karier, Chiam yang kini berusia 14 tahun menghabiskan waktu dengan menonton video pertandingan lama secara online, mempelajari kesabaran, ketepatan, dan kemampuan mantan pemain nomor satu dunia itu dalam mengendalikan reli sebelum memanfaatkan peluang yang ada.

Saat ini, pemuda asal Johor ini mulai menorehkan kisahnya sendiri dalam dunia bulutangkis melalui turnamen yang menyandang nama pahlawannya. Chiam Zi Hong berhasil memastikan tempatnya di Grand Final Piala Lee Chong Wei yang akan berlangsung pada hari Minggu setelah melewati pertarungan kualifikasi U-15 yang ketat melawan William Phoon dari Perak, dengan hasil akhir 15-11, 12-15, 17-15 di Stadion Juara, Bukit Kiara. Kemenangan ini memberinya tiket ke babak final yang diikuti oleh 64 pemain, di mana 32 pemain kualifikasi akan bergabung dengan 32 pemain terpilih dari tingkat negara bagian dan nasional.

Semangat untuk Mendapatkan Pengalaman

Bagi Chiam Zi Hong, turnamen ini lebih dari sekadar melaju ke babak final. "Ini adalah turnamen besar dan ada banyak pemain kuat di sini," ujarnya. "Saya ingin bermain melawan mereka dan mendapatkan lebih banyak pengalaman." Zi Hong sudah menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang layak diperhatikan, dengan meraih gelar tunggal putra U-12 di AFFIN 100PLUS Junior Elite Tour Finals 2024 dan gelar juara U-14 JET pada tahun 2025. Tahun ini, ia meraih prestasi internasional terbesarnya dengan memenangkan gelar tunggal putra U-15 di Kejuaraan YONEX-SINGHA-BAT-BTY di Bangkok, sebuah turnamen yang diadakan oleh klub bulutangkis Banthongyord, yang juga melahirkan juara dunia Thailand, Ratchanok Intanon dan Kunlavut Vitidsarn. Selain itu, ia juga mencapai final Seri Internasional Junior Pathumthani 2024.

Harapan untuk Masa Depan

"Saya ingin mewakili Malaysia dan mudah-mudahan suatu hari nanti bisa bermain di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia," kata Zi Hong. "Setelah SPM, saya berharap bisa masuk BAM, fokus pada pelatihan, dan mulai bermain di lebih banyak turnamen internasional." Lee Chong Wei tetap menjadi salah satu pemain yang paling banyak dipelajari oleh Zi Hong. "Saya menonton seluruh pertandingannya secara online," ungkapnya. "Saya suka betapa tenangnya dia. Dia akan mengontrol reli dan net terlebih dahulu, lalu menunggu kesempatan untuk menyerang. Saya belum mencapai level itu, tetapi saya perlahan-lahan mencoba belajar dari cara dia bermain."

Dengan berkompetisi dalam turnamen yang dinamai sesuai nama pahlawan masa kecilnya, Zi Hong melihat peluang untuk menarik perhatian. "Jika saya bisa berprestasi di sini, mungkin lebih banyak orang akan mengenal saya dan mungkin para pelatih juga akan memperhatikan saya," tambahnya. Selain Zi Hong, pemain muda berbakat lainnya, Ellis Ngi, juga berhasil mencapai Grand Final setelah mengalahkan Ummi Athirah Mohd Khairul Anuar dengan skor 15-9, 15-11 di babak 64 besar putri.

// Artikel Terkait