Monday, 31 August 2026
Olahraga

Media Tiongkok Akui Kesulitan Menghadapi An Se Young di China Masters

Media dari Tiongkok mengakui kemampuan luar biasa An Se Young, yang menjadi tantangan berat bagi Wang Zhiyi dalam turnamen mendatang. An Se Young baru saja meraih gelar Juara Dunia dan akan kembali be...

M
Made Wirawan
31 August 2026 1 pembaca
An Se Young-Wang Zhi Yi/[Foto:Xsportsnews]
An Se Young-Wang Zhi Yi/[Foto:Xsportsnews]

Media Tiongkok tidak dapat mengabaikan kehebatan An Se Young, yang dijuluki 'Ratu Bulu Tangkis Korea Selatan'. Saat An Se Young bersiap untuk turnamen pertamanya setelah merebut kembali gelar Juara Dunia, media Tiongkok memperkirakan bahwa Wang Zhiyi akan menghadapi kesulitan untuk mengulangi prestasi yang diraihnya saat mengalahkan An Se Young di All England Open pada bulan Maret lalu.

An Se Young berhasil meraih gelar juara dengan mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang dengan skor 2-0 di final tunggal putri Kejuaraan Dunia Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) 2026, yang berlangsung di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada tanggal 23. Ia menjadi pemain tunggal Korea pertama dari semua gender yang berhasil memenangkan Kejuaraan Dunia di Denmark pada tahun 2023, dan meraih medali emas setelah tiga tahun. Menariknya, An Se Young mencatatkan kemenangan sempurna tanpa kehilangan satu set pun selama enam pertandingan di turnamen tersebut.

Sebelumnya, An Se Young juga mengalahkan Wang Zhiyi dengan skor 2-0 di semifinal. Dominasi An Se Young atas Wang Zhiyi tercermin dari catatan 13 kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam 14 pertemuan terakhir mereka. Setelah beristirahat selama seminggu, An Se Young akan kembali bertanding di BWF World Tour China Masters (Super 750), yang akan berlangsung di Shenzhen, Tiongkok, dari tanggal 1 hingga 6 September. Turnamen ini merupakan level Super 750, di mana pemain dengan peringkat 1 hingga 15 dunia wajib berpartisipasi. Dalam undian pertandingan, An Se Young dan Wang Zhiyi berada di sisi yang berlawanan. An Se Young diunggulkan sebagai nomor 1, sementara Wang Zhiyi sebagai unggulan nomor 2.

Analisis Media Tiongkok Menjelang China Masters

Menjelang turnamen, media Sohusports menganalisis undian China Masters 2026 pada tanggal 29, dengan fokus pada kemungkinan pertemuan antara Wang Zhiyi dan An Se Young di final. Media tersebut memprediksi bahwa pertarungan antara kedua pemain tersebut adalah skenario yang paling mungkin terjadi. Mengenai An Se Young, mereka menyatakan, "Dia bisa mencapai tonggak sejarah 100 minggu berturut-turut sebagai pemain peringkat 1 dunia setelah China Masters tahun ini." Mereka juga menyoroti performa dominan An Se Young dengan mencatat, "Rekornya tahun ini adalah 44 kemenangan dan 1 kekalahan."

Media tersebut juga mengingat kembali final All England Open, di mana Wang Zhiyi memberikan satu-satunya kekalahan kepada An Se Young tahun ini. Mereka menjelaskan, "Wang Zhiyi mengakhiri rekor kemenangan beruntun An Se Young sebanyak 36 pertandingan dan juga mengakhiri rekor kekalahan beruntunnya sebanyak 10 pertandingan di tangan An Se Young." Pertandingan tersebut terjadi di final All England Open pada bulan Maret, di mana An Se Young kalah dari Wang Zhiyi dengan skor 0-2 (15-21, 19-21), menghalangi upayanya untuk menjadi pemain tunggal Korea pertama yang memenangkan gelar All England Open secara berturut-turut.

Kondisi Terkini dan Harapan Wang Zhiyi

Media Tiongkok menilai kemenangan Wang Zhiyi di All England Open sebagai hasil yang sangat berarti, tetapi mereka juga memperingatkan bahwa satu kemenangan tersebut tidak mengubah keseluruhan situasi. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Wang Zhiyi dan An Se Young telah bertemu sebanyak 25 kali dalam karier mereka, di mana Wang hanya mencatatkan 5 kemenangan dan 20 kekalahan. Mereka menambahkan, "Gerakan kaki An Se Young lebih cepat, tubuhnya lebih kuat, dan daya tahannya lebih dalam," serta menekankan bahwa untuk mengatasi rintangan ini, Wang Zhiyi harus menunjukkan performa luar biasa setiap saat.

Media juga mencatat bahwa An Se Young unggul 4-1 dalam pertemuan head-to-head antara keduanya tahun ini, dengan satu-satunya kemenangan Wang Zhiyi terjadi di final All England Open. An Se Young berhasil meraih kemenangan di semua final yang diikutinya, termasuk Malaysia Open (Super 1000) dan India Open (Super 750) pada bulan Januari, Kejuaraan Asia pada bulan April, serta Kejuaraan Tim Wanita BWF (Uber Cup) pada bulan Mei. Dalam pertemuan terakhir mereka di Kejuaraan Dunia, An Se Young mengalahkan Wang Zhiyi 2-0 di semifinal, meskipun Wang sempat unggul 20-19 di game pertama sebelum An membalikkan keadaan menjadi 24-22 dan mengamankan kemenangan di game kedua.

Menyikapi situasi tersebut, Sohu.com menyatakan, "Kekalahan itu mencerminkan tantangan yang dihadapi tim tunggal putri Tiongkok saat ini dalam menghadapi An Se Young." Mereka menambahkan, "Agar Wang Zhiyi dapat mengulangi 'keajaiban' di All England Open, ia perlu menunjukkan performa yang jauh lebih luar biasa."

// Artikel Terkait