Ketua komite kinerja Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Datuk Seri Lee Chong Wei, merasa kecewa dengan tuduhan yang menyebutkan bahwa ia telah menyalahgunakan jabatannya untuk tidak memasukkan Soh Wooi Yik ke dalam tim Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Lee menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambilnya merupakan hasil diskusi bersama dan ia tidak memiliki hak untuk mencoret pemain secara sepihak.
Meski demikian, mantan pemain nomor satu dunia tersebut mengakui bahwa Wooi Yik tidak diundang untuk berdiskusi dengan pelatih mengenai susunan tim Asian Games. “Saya adalah ketua komite kinerja dan saya ingin bersikap adil kepada semua orang. Sudah banyak komentar dan beberapa orang marah kepada saya, dan saya bisa menerima itu,” ungkap Chong Wei.
Proses Pengambilan Keputusan
Lee Chong Wei menjelaskan bahwa keputusan yang diambil dalam posisinya tidaklah mudah. Ia menyebutkan, “Keputusan apa pun yang Anda buat dalam posisi ini tidak pernah mudah. Beberapa orang bahkan mengatakan, 'Anda bukan juara dunia, tetapi Anda menangani seorang juara dunia.'” Ia menekankan bahwa semua tindakan yang diambilnya adalah demi kebaikan BAM dan negara.
“Ini bukan tentang saya tidak menyukai pemain mana pun. Jika saya tidak menyukai Aaron atau Wooi Yik, saya bisa saja mengatakan saya tidak menginginkan mereka di Asian Games, tetapi bukan begitu caranya dan saya tidak memiliki kekuatan seperti itu. Kami memiliki komite dan kami memiliki para pelatih. Para pelatih menyerahkan daftar pemain kepada saya, kami mendiskusikannya bersama, dan kemudian keputusan tersebut disetujui,” jelasnya.
Resolusi Masalah Kemitraan
Di Asian Games, Aaron akan berpasangan dengan Tee Kai Wun, sementara mantan pasangan peringkat satu dunia Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani juga termasuk dalam daftar ganda putra. Lee Chong Wei percaya bahwa masalah yang melibatkan Aaron dan Wooi Yik telah teratasi setelah keduanya mendapatkan izin untuk melanjutkan kemitraan mereka.
Ia bertemu dengan kedua pemain tersebut bersama direktur pelatihan ganda nasional Rexy Mainaky dan kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, di mana semua isu terkait pasangan tersebut dibahas dan diselesaikan dengan baik. “Saya bilang pada Wooi Yik dan Aaron, 'Tidak apa-apa, kita tutup bab ini sekarang. Apa yang kalian inginkan? Apa yang kalian butuhkan? Apa yang bisa saya bantu?'
Keduanya menyatakan ingin kembali berpasangan. “Saya berbicara dengan Rexy dan kami sepakat untuk membiarkan mereka melanjutkan kemitraan mereka. Mereka pernah berpisah dan mencoba berpasangan dengan pasangan yang berbeda sebelumnya. Tetapi setelah bermain bersama lagi di Kejuaraan Dunia, mungkin mereka menyadari bahwa mereka masih ingin bersama-sama menuju Olimpiade 2028,” tutup Chong Wei.