Sunday, 19 July 2026
Olahraga

Liang Weikeng dan Wang Chang Tereliminasi dari Japan Open 2026

Pasangan ganda putra Liang Weikeng dan Wang Chang mengalami kekalahan mengejutkan di Japan Open 2026, setelah kalah dari pasangan tuan rumah Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi.

G
Gilang Bagas Baskara
18 July 2026 22 pembaca
Liang Weikeng-Wang Chang/[Foto:Sohusports]
Liang Weikeng-Wang Chang/[Foto:Sohusports]

Pasangan ganda putra unggulan keempat, Liang Weikeng dan Wang Chang, yang saat ini menduduki peringkat lima dunia, bertemu dengan pasangan Jepang, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, yang berada di peringkat sepuluh dunia. Sebelum pertandingan berlangsung, banyak yang memperkirakan bahwa laga ini akan berlangsung ketat. Dalam sembilan pertemuan sebelumnya, Liang dan Wang unggul dengan skor 5-4, termasuk satu kemenangan terakhir. Meskipun mereka hanya mengalami satu kekalahan di Malaysian Open awal tahun ini, pertandingan tersebut berlangsung sengit dengan tiga set. Selain itu, Liang dan Wang berhasil melewati dua putaran awal di Japan Open dengan kemenangan 2-0, menunjukkan performa yang baik.

Namun, hasil pertandingan ini mengejutkan banyak pihak. Dalam waktu 32 menit, Liang Weikeng dan Wang Chang harus mengakui kekalahan dengan skor 12-21 dan 19-21. Kekalahan ini begitu telak sehingga membuat semua orang terdiam. Yang lebih mengecewakan adalah bahwa ini merupakan kekalahan ketiga berturut-turut bagi pasangan Liang dan Wang dari Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi. Dari kekalahan 1-2 di Malaysian Open hingga hasil 0-2 di Japan Open, keunggulan tipis mereka sebelumnya kini telah hilang. Rivalitas yang pernah ada seakan sirna, dengan lawan mereka selalu berhasil mengalahkan mereka dalam pertemuan terbaru.

Kekalahan Beruntun yang Tak Terduga

Dengan tersingkirnya Liang Weikeng dan Wang Chang, tim ganda putra Tiongkok mengalami kegagalan besar di Japan Open tahun ini, di mana tidak ada satu pun pemain Tiongkok yang berhasil mencapai semifinal. Setelah pertandingan ini, ada beberapa hal yang benar-benar mengejutkan. Pertama, keunggulan mereka yang pernah ada kini telah hilang, dan mereka mengalami kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan.

Analisis Pertandingan dan Rekor Pertemuan

Menarik untuk dicermati apa yang sebenarnya terjadi dengan "kekalahan beruntun tiga pertandingan" ini. Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, meskipun bukan pemain muda lagi, pernah meraih gelar Kejuaraan Dunia dan mencapai peringkat satu dunia di masa puncak karier mereka, namun itu sudah berlalu beberapa tahun. Secara logis, Liang Weikeng dan Wang Chang seharusnya berada di puncak performa mereka, mengingat posisi mereka di peringkat lima dunia, dan diharapkan semakin meningkat di setiap pertandingan.

Namun, kenyataannya berbanding terbalik. Dalam catatan pertemuan mereka, duet Liang dan Wang semula unggul, dengan lima kemenangan dari sembilan pertemuan. Namun, mereka kini kalah dalam tiga pertemuan terakhir. Pertemuan pertama yang menjadi titik balik terjadi di Malaysian Open awal tahun 2026. Liang dan Wang berhasil memenangkan gim pertama, tetapi lawan mereka bangkit dan merebut dua gim berikutnya, membalikkan keadaan. Dalam gim kedua, mereka hanya mampu mengumpulkan tujuh poin. Setelah pertandingan itu, banyak yang menganggapnya sebagai kejutan dan fluktuasi performa yang tidak terduga.

// Artikel Terkait