Sunday, 19 July 2026
Olahraga

Feng Yanzhe dan Huang Dongping Melaju ke Final Japan Open 2026 Setelah Kalahkan Koga-Saito

Kejuaraan Bulu Tangkis Japan Open 2026 telah memasuki babak semifinal, di mana pasangan Tiongkok, Feng Yanzhe dan Huang Dongping, berhasil mengalahkan Akira Koga dan Natsu Saito dengan skor telak.

S
Stephanie Marissa
19 July 2026 9 pembaca
Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping/[Foto:SinaSports]
Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping/[Foto:SinaSports]

Kejuaraan Bulu Tangkis Japan Open 2026 telah mencapai hari kelima dari babak utama. Tim nasional bulu tangkis Tiongkok telah melakoni tiga pertandingan semifinal, dengan hasil dua kemenangan dan satu kekalahan. Berikut adalah rincian pertandingan yang berlangsung.

Dominasi Feng Yanzhe dan Huang Dongping

Feng Yanzhe dan Huang Dongping berhasil mengalahkan pasangan tuan rumah, Akira Koga dan Natsu Saito, dengan skor 2-0. Koga dan Saito, yang baru memulai karier di ganda campuran pada musim ini, telah meraih peringkat 13 berkat penampilan mereka yang mengesankan di berbagai turnamen internasional, menjadikan mereka sebagai lawan yang tangguh. Namun, mereka sebelumnya mengalami kekalahan 0-2 dari Feng Yanzhe dan Huang Dongping di Australian Open musim ini. Kini, dengan keuntungan bermain di kandang sendiri, Koga dan Saito bertekad untuk memberikan yang terbaik.

Namun, saat pertandingan dimulai, pasangan dari Tiongkok tersebut menunjukkan kualitas mereka sebagai pemain nomor satu dunia. Huang Dongping tampil sangat baik di dekat net, memaksa Koga dan Saito untuk sering mengangkat bola tinggi. Smash yang kuat dari Feng Yanzhe juga sangat tepat sasaran, dengan tujuan mengenai tubuh Saito, yang berhasil memberikan efek yang diinginkan. Mereka unggul di awal kedua game dan hanya membutuhkan waktu 37 menit untuk meraih kemenangan dengan skor 21-13 dan 21-8, meredam semangat penonton tuan rumah yang antusias sebelum pertandingan.

Pertarungan Chen Yufei dan PV Sindhu

Di sisi lain, PV Sindhu, yang telah meraih gelar Kejuaraan Dunia serta medali perak dan perunggu Olimpiade, tetap menjadi salah satu pemain tunggal putri terkuat di dunia meskipun usianya sudah di atas 30 tahun. Namun, Chen Yufei telah menjadi rival berat bagi Sindhu dalam beberapa musim terakhir dengan gaya permainan lob dan kontrol yang sangat baik. Dalam lima pertemuan terakhir mereka, pemain unggulan dari tim nasional Tiongkok ini berhasil mempertahankan rekor sempurna.

Pertandingan terakhir antara keduanya berlangsung di Indonesia Masters musim ini, di mana Chen Yufei menyelesaikan pertandingan dengan cepat hanya dalam waktu 42 menit.

// Artikel Terkait