Wednesday, 15 July 2026
Olahraga

Lee Zii Jia Bertekad Kembali Bangkit dalam Kariernya

Lee Zii Jia, mantan pemain bulu tangkis peringkat 2 dunia, mengungkapkan tantangan yang dihadapinya akibat cedera dan penurunan performa yang membuatnya terpuruk ke peringkat 144. Dalam pernyataan emo...

M
Maria Angelica
14 July 2026 18 pembaca
Lee Zii Jia/[Foto:NST]
Lee Zii Jia/[Foto:NST]

Mantan pemain bulu tangkis peringkat dua dunia, Lee Zii Jia, baru-baru ini berbicara mengenai tantangan besar yang dihadapinya dalam beberapa musim terakhir sebagai atlet profesional. Dalam sebuah unggahan yang penuh emosi di media sosial, ia mengakui bahwa ia merasa "cemas, bingung, dan sangat kehilangan arah" akibat cedera dan penurunan performa yang membuatnya terjun ke peringkat terendah dalam kariernya, yaitu peringkat 144 di awal tahun.

Pria berusia 28 tahun ini menyatakan bahwa ia terdorong untuk membagikan perasaannya. "Sudah lama sekali sejak terakhir kali saya duduk untuk menulis sesuatu yang sepersonal ini. Saya sudah memikirkannya sejak lama, dan jujur saja, saya sangat kesulitan sebelum memutuskan untuk membagikannya," tulis Zii Jia di Instagram. "Tapi setelah memikul semua ini selama setahun terakhir, aku merasa akhirnya perlu mengatakannya."

Perjuangan dan Kesadaran Diri

Selama beberapa tahun terakhir, setelah meninggalkan tim nasional, Zii Jia mengaku telah menyerahkan banyak aspek dalam hidup dan kariernya kepada orang-orang yang ia percayai. "Pada saat itu, saya merasa bahwa selama saya bisa fokus pada latihan dan berkompetisi, memiliki orang-orang yang membantu saya menangani hal-hal lainnya adalah sesuatu yang patut disyukuri," ujarnya. Namun, seiring berjalannya waktu, terutama ketika ia mengalami cedera dan kesulitan dalam performa, ia mulai menyadari bahwa banyak hal tidak berjalan seperti yang ia harapkan.

“Saya merasa cemas, bingung, dan jujur saja sangat tersesat. Tidak banyak orang di sekitar saya yang bisa saya ajak bicara secara terbuka. Saya mulai menyadari bahwa saya tidak hanya berurusan dengan cedera dan masalah performa, tetapi juga dengan perasaan tak berdaya yang telah menumpuk dalam waktu yang lama,” ungkapnya.

Kembali ke Jalur yang Benar

Lee Zii Jia meninggalkan Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) pada awal tahun 2022 untuk menjadi pemain profesional dan membangun tim pendukungnya sendiri. Meskipun membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebagai pemain independen, ia berhasil kembali ke performa terbaiknya pada musim 2024, di mana ia meraih beberapa gelar di Tur Dunia dan medali perunggu Olimpiade di Paris. Namun, musim lalu sangat terganggu oleh cedera yang memaksanya absen dan mempengaruhi ketajaman permainannya.

Ia menegaskan bahwa ke depannya, fokus utamanya adalah bermain bulu tangkis. "Sebenarnya apa yang saya inginkan sangat sederhana. Saya ingin mengambil kembali kendali atas hidup dan karier saya. Saya ingin memutuskan siapa yang ada di sekitar saya, lingkungan seperti apa yang terbaik untuk saya, dan saya ingin kembali ke sesuatu yang lebih sederhana — hanya bermain bulu tangkis," jelasnya.

Lee Zii Jia mengakui bahwa selama proses tersebut, ia mengalami banyak tekanan mental dan emosional. "Ini bukan hanya tentang perbedaan pendapat. Sampai pada titik di mana saya menjadi takut menghadapi situasi tertentu, takut melakukan percakapan tertentu, dan takut terseret kembali ke dalam pergumulan emosional yang sama lagi," tambahnya. Ia juga mencatat bahwa periode tersebut sangat menyakitkan dan membuatnya sulit untuk fokus dalam latihan.

Meski demikian, ia meyakinkan para penggemar bahwa ia akan terus berjuang untuk mengembalikan kariernya ke jalur yang benar. "Saya tidak tahu seperti apa masa depan, dan saya tidak tahu berapa lama semua ini akan berlangsung. Tapi saya ingin Anda tahu ini — saya tidak akan menyerah begitu saja. Tidak peduli berapa banyak momen sulit yang masih ada di depan, dan tidak peduli berapa banyak keraguan dan kegagalan yang mungkin masih harus saya hadapi, saya akan terus berjuang sampai hari di mana saya benar-benar tidak bisa bermain lagi," ujarnya.

Baru-baru ini, Lee Zii Jia telah menunjukkan kemajuan positif dengan mencapai semifinal Tur Dunia pertamanya di Canada Open awal bulan ini dan kini kembali naik ke peringkat 54. Ia dijadwalkan akan berkompetisi di Taiwan Open mulai 28 Juli hingga 2 Agustus, diikuti oleh Korea Masters pada 4-9 Agustus.

// Artikel Terkait