Jakarta, CNN Indonesia -- Penangkapan aktor Revaldo Fifaldi oleh Polres Metro Jakarta Barat terkait dugaan penyalahgunaan narkoba telah diungkapkan secara rinci. Penangkapan ini berawal dari informasi mengenai adanya transaksi narkotika di Apartemen Altiz yang terletak di Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Kombes Nasriadi, Kapolres Metro Jakarta Barat, menjelaskan bahwa setelah menerima informasi tersebut, anggota Satuan Narkoba langsung menuju lokasi. Setibanya di sana, tim mencurigai seseorang yang sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan, yaitu Revaldo. "Selanjutnya anggota Satuan Narkoba Jakarta Barat menuju ke alamat tersebut. Sesampai di lokasi, tim melihat seseorang yang mencurigakan dengan ciri-ciri sesuai informasi (artis Revaldo)," ungkap Nasriadi saat konfirmasi di Jakarta pada Selasa (25/8).
Penemuan Barang Bukti
Revaldo kemudian diamankan bersama sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. "Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti tiga plastik klip bekas sabu, dua korek, tiga pipet, tiga bong, setengah butir alprazolam, setengah butir sanax, dua kotak penyimpanan dan satu unit handphone milik tersangka RF yang ditemukan di rak sepatu," jelas Nasriadi.
Setelah penangkapan, petugas melakukan interogasi terhadap Revaldo dan orang-orang yang turut diamankan, terutama mengenai asal barang bukti. "Dari hasil interogasi, barang bukti sabu dibeli dari seseorang seharga Rp650 ribu dengan cara memesan sabu setengah gram dan dibayar dengan cara transfer," tambahnya.
Hasil Tes Urine Positif
Mereka yang ditangkap kemudian dibawa ke Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melakukan tes urine. Hasil tes menunjukkan bahwa Revaldo positif narkotika dan psikotropika. "Hasil tes urine, pelaku tersebut positif narkotika dan psikotropika," tutup Nasriadi.