PAM Jaya menginformasikan bahwa perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang saat ini dilaksanakan oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) akan berdampak pada puluhan ribu pelanggan. Meskipun demikian, perusahaan milik daerah Jakarta ini menegaskan bahwa pelanggan yang terpengaruh akan tetap mendapatkan akses air melalui berbagai upaya mitigasi yang telah disiapkan.
Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan, menjelaskan bahwa perawatan IPA Hutan Kota adalah langkah krusial untuk memastikan keandalan layanan air minum perpipaan dalam jangka panjang. Dia menambahkan, "Selama proses tersebut, kami memastikan pelanggan tetap mendapatkan pelayanan terbaik melalui penyediaan mobil tangki gratis, serta pemberian kompensasi bagi pelanggan terdampak."
Langkah-langkah Mitigasi yang Diterapkan
PAM Jaya telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Salah satu langkah tersebut adalah dengan menyiagakan mobil tangki air gratis di wilayah yang mengalami gangguan layanan, guna membantu memenuhi kebutuhan air hingga distribusi kembali normal.
Selain itu, PAM Jaya juga memasang tandon-tandon dengan kapasitas 5.000 liter dan 1.000 liter di beberapa lokasi yang terdampak untuk menampung air sementara. Untuk pelanggan penerima Kartu Air Sehat yang terkena dampak, PAM Jaya memberikan kompensasi berupa pengurangan tagihan air pada bulan berjalan sebesar maksimal Rp 50 ribu.
Harapan untuk Pelanggan
Syahrul berharap bahwa langkah-langkah yang diambil dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan serta meningkatkan kualitas pelayanan PAM Jaya. "Kami berharap langkah-langkah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan PAM Jaya," ujarnya.