Sunday, 27 September 2026
Hukum & Kriminal

Kementerian Imigrasi Selidiki Foto Mewah di Lapas Cibinong

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berencana menyelidiki sosok dalam foto yang diambil di fasilitas mewah Lapas Kelas IIA Cibinong saat sidak Ombudsman. Penyelidikan ini dilakukan menyusul hilang...

T
Theresia Okta Anindya
26 September 2026 10 pembaca
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan bakal mengusut foto dalam fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong yang terekam saat sidak Ombudsman. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memastikan bakal mengusut foto dalam fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong yang terekam saat sidak Ombudsman. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA).

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengumumkan rencana untuk menyelidiki foto yang menunjukkan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong. Foto tersebut diambil saat kunjungan Ombudsman dan kini menjadi fokus utama pemeriksaan pihak kementerian.

Inspektur Jenderal Kementerian Imipas, Rudi Setiawan, menyatakan bahwa sosok yang terdapat dalam foto tersebut menjadi salah satu objek yang akan diteliti. Dia menjelaskan bahwa bangunan yang diperiksa oleh Ombudsman adalah rumah dinas, tetapi foto yang ditampilkan tidak menunjukkan pengguna rumah dinas yang seharusnya.

Penyelidikan Terhadap Fasilitas Mewah

Rudi menjelaskan, "Ini foto siapa dan kemana fotonya itupun sudah kita cari sekarang. Kemarin ada fotonya, ini sekarang enggak ada fotonya, itu jadi sasaran kami," dalam sebuah konferensi pers yang diadakan pada Sabtu (26/9). Ia juga menekankan pentingnya mengetahui mengapa foto tersebut bisa ada di lokasi tersebut, mengingat terdapat SK untuk rumah dinas.

Lebih lanjut, Rudi menambahkan bahwa Imipas akan menyelidiki hilangnya fasilitas mewah yang sebelumnya ditemukan setelah kunjungan Ombudsman. Dia mencatat bahwa saat kunjungan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto, fasilitas tersebut sudah tidak ada.

Rudi menegaskan, "Saya melihat ada perbedaan untuk itu, tadi yang sudah saya sebutkan foto, barang-barang perlengkapan tv, kulkas semua yang disebutkan Ombudsman itu menjadi sasaran pemeriksaan kita." Ia menekankan pentingnya mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas pemindahan barang-barang tersebut dan alasan di baliknya.

Penonaktifan Pejabat Lapas

Sebagai langkah awal dalam penyelidikan, lima pejabat di Lapas Kelas IIA Cibinong telah dicopot dari jabatannya. Rudi menjelaskan bahwa mereka yang dinonaktifkan meliputi Kalapas, KPLP, Kasi Binadik, Kasi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum.

Rudi menambahkan, "Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini." Sebelumnya, anggota Ombudsman, Syafrida Rachmawati Rasahan, mengungkapkan bahwa timnya menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas lengkap di Lapas Cibinong, termasuk ruang tamu, ruang tidur, dan dapur.

Tim Ombudsman juga sempat meminta keterangan dari seorang penghuni fasilitas tersebut, yang merupakan narapidana dan mengaku membayar untuk menempati tempat tersebut. Namun, informasi mengenai besaran harga belum diperoleh karena tim terhalang oleh petugas saat meminta keterangan.

Syafrida juga mengungkapkan bahwa terdapat fasilitas gym yang sedang dibangun dan rencana untuk membangun minigolf di area hunian mewah tersebut. Selain itu, Ombudsman menemukan kulkas yang berisi minuman keras di klaster ini.

// Artikel Terkait