Saturday, 01 August 2026
Hukum & Kriminal

Kekerasan Masyarakat Terhadap Tersangka Kejahatan Marak di Beberapa Daerah

Aksi main hakim sendiri terhadap diduga pelaku kejahatan semakin meningkat di berbagai lokasi, mengakibatkan beberapa korban tewas. Beberapa kejadian terbaru terjadi di Bali, Morowali, dan Lamongan.

M
Maria Angelica
28 July 2026 45 pembaca
Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)Aksi main hakim sendiri terhadap terduga pelaku kejahatan tengah marak terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan, hingga menyebabkan korban tewas.
Ilustrasi (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)Aksi main hakim sendiri terhadap terduga pelaku kejahatan tengah marak terjadi di sejumlah wilayah. Bahkan, hingga menyebabkan korban tewas.

Aksi kekerasan oleh masyarakat terhadap individu yang diduga melakukan kejahatan semakin sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Beberapa insiden bahkan berujung pada kematian korban. Salah satu peristiwa terjadi di Kabupaten Tabanan, Bali, di mana seorang pria berinisial KD tewas setelah dikeroyok massa karena diduga mencuri ayam aduan.

Insiden tersebut berlangsung pada Jumat, 24 Juli, sekitar pukul 01.30 WITA di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti. Warga setempat mendapati KD saat berusaha mencuri ayam, yang langsung memicu kemarahan masyarakat, mengingat daerah tersebut sering mengalami kehilangan ayam. Selain menganiaya KD, massa juga membakar sepeda motor milik korban.

Penyelidikan Polisi di Bali

Pihak kepolisian telah menangkap lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan KD dan saat ini sedang menyelidiki kasus pembakaran sepeda motor yang terjadi setelah aksi main hakim sendiri tersebut.

Insiden di Morowali

Di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, seorang pria berusia 33 tahun yang dikenal dengan inisial S juga menjadi korban kekerasan massa setelah diduga berusaha mencuri sepeda motor pada Sabtu, 25 Juli, sekitar pukul 23.05 WITA. Ketika aksinya diketahui, S berusaha melarikan diri ke sebuah minimarket. Namun, meskipun sudah terpojok di area kasir, dia tetap ditarik keluar dan dikeroyok oleh warga.

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk mengevakuasi S, namun sayangnya, korban tidak dapat diselamatkan akibat luka-luka yang dideritanya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan dan pencurian sepeda motor tersebut.

Kejadian di Lamongan

Di Lamongan, Jawa Timur, aksi main hakim sendiri juga terjadi pada dua pria, MHS (30) dan AP (29), yang diduga mencuri besi bekas dari sebuah ruko pada Jumat, 24 Juni, sekitar pukul 14.00 WIB. AP mengungkapkan bahwa mereka dikeroyok oleh sejumlah warga yang tiba-tiba mendatangi lokasi kejadian. Massa tersebut mengikat dan memukuli mereka.

AP juga menambahkan bahwa salah satu orang yang mengaku sebagai pemilik ruko mengancam mereka dengan benda yang mirip senjata api. Dia mengatakan bahwa saat itu dirinya diikat, dipukul, dan disiram air garam. Kasus pencurian besi itu telah dilaporkan oleh pemilik ruko ke Polres Lamongan, sementara MHS dan AP juga melaporkan tentang pengeroyokan yang mereka alami. Saat ini, kedua laporan tersebut sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

// Artikel Terkait