Saturday, 20 June 2026
Peristiwa

Kejagung Melanjutkan Proses Penyegelan Motor Listrik Program MBG

Sebanyak 17.600 unit motor listrik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah disegel oleh Kejaksaan Agung, meskipun tidak dilakukan penyitaan terhadap kendaraan tersebut.

N
Ni Luh Ayu Sari
19 June 2026 6 pembaca
Foto: Bambang Noroyono/Republika
Foto: Bambang Noroyono/Republika

JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan penyegelan terhadap 17.600 unit motor listrik yang merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses penyegelan ini berlangsung di gudang penyedia motor listrik EMMO Electric Mobility yang terletak di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis (18/6/2026).

Sebelumnya, penyidik juga menyegel sekitar 6.000 unit motor listrik yang berada di pergudangan kawasan industri Sentul, Bogor, yang merupakan hasil dari proses mark-up oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Penyegelan untuk Pengamanan

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa tujuan dari penyegelan motor listrik EMMO bukanlah untuk menyita. Ia menegaskan bahwa meskipun motor-motor tersebut adalah barang bukti dari penyidikan kasus korupsi MBG di BGN, kendaraan listrik tersebut masih dapat didistribusikan oleh BGN untuk mendukung program MBG.

“Masalah penyegelan itu jadi, apakah itu dilakukan penyitaan? Tidak,” ungkap Syarief di Gedung Bundar, Jampidsus, Kejagung, Jakarta, pada Kamis (19/6/2026).

Proses Penghitungan dan Pemantauan

Syarief juga menambahkan bahwa penyegelan ini bertujuan untuk melakukan penghitungan manual dari total produksi 20.801 unit motor listrik yang dipesan oleh BGN dari PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), sebagai penyedia tunggal kendaraan untuk program MBG. “Yang kami lakukan, penyegelan ini adalah untuk mendata sepeda motor listrik itu dan untuk mengamankan sepeda motor itu, atau untuk mengamankan sepeda motor itu nantinya akan ke mana,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut belum sampai di lokasi yang telah ditentukan oleh BGN dan saat ini masih berada di gudang penyedia. Oleh karena itu, langkah penyegelan diambil untuk memantau pergerakan motor listrik tersebut oleh tim penyidik.

// Artikel Terkait