Wednesday, 16 September 2026
Peristiwa

Kebakaran Hutan Terus Meluas, 319 Hektare Lahan di IKN Terkena Dampak

Kebakaran hutan dan lahan masih melanda berbagai daerah di Indonesia, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, dengan total lahan yang terbakar mencapai 5.761 hektare.

A
Arya Satya Sasmita
15 September 2026 17 pembaca
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Wuysang

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berlangsung di berbagai lokasi di Indonesia. Salah satu daerah yang terdampak adalah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menurut informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total luas lahan yang terbakar di Kalimantan Timur telah mencapai 5.761 hektare.

Pada data yang diperoleh per Senin (14/9/2026), tercatat ada 20 titik api dengan estimasi luas area yang terbakar mencapai lebih dari 701 hektare, di mana lebih dari 381 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, menyampaikan bahwa upaya pemadaman dilakukan oleh satuan tugas darat dan udara.

Progres Pemadaman dan Tantangan yang Dihadapi

Berton menjelaskan bahwa tim pemadam kebakaran darat telah berhasil memadamkan lebih dari 358 hektare, sementara tim udara mengatasi sekitar 23 hektare. Saat ini, masih ada lebih dari 319 hektare lahan yang belum dapat dipadamkan, terutama di kawasan IKN yang memerlukan perhatian lebih.

Selain itu, kebakaran juga terjadi di enam provinsi prioritas lainnya, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatra Selatan, Jambi, dan Riau, dengan total luas lahan yang terbakar di enam provinsi tersebut telah melebihi 100 ribu hektare.

Data Kebakaran di Kalimantan Barat

Di Kalimantan Barat, lahan yang terbakar mencapai 48.535,073 hektare. Di wilayah ini, ditemukan 19 titik api dengan estimasi luas area yang terbakar mencapai lebih dari 261 hektare hingga hari Senin. Dari jumlah tersebut, sekitar 180 hektare telah berhasil dipadamkan, menyisakan lebih dari 80 hektare yang masih terbakar pada hari Selasa, 15 September 2026.

Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan terus dilakukan, namun tantangan besar masih dihadapi untuk memadamkan api di berbagai lokasi yang terpengaruh.

// Artikel Terkait