Jakarta, CNN Indonesia -- Jenderal Listyo Sigit Prabowo, selaku Kapolri, baru-baru ini merotasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Polri. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perubahan jabatan empat Wakapolda yang mencakup wilayah Riau hingga Maluku Utara.
Perubahan tersebut tercantum dalam surat telegram Nomor: ST/1877/VIII/KEP./2026, yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo atas nama Kapolri pada tanggal 30 Agustus 2026. Dalam mutasi ini, Brigjen Hengki Haryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau kini digantikan oleh Brigjen Simson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.
Perubahan Jabatan di Gorontalo dan Maluku Utara
Jabatan Wakapolda Gorontalo yang ditinggalkan oleh Simson kini dipercayakan kepada Kombes Dedy Suhartono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit STNK Korlantas Polri. Sementara itu, jabatan Wakapolda Maluku Utara yang sebelumnya diisi oleh Brigjen Stephen Maleachi Napiun kini dipegang oleh Brigjen Slamet Hadiyadi.
Rotasi di Sulawesi Utara dan Harapan Kapolri
Selain itu, jabatan Wakapolda Sulawesi Utara kini dijabat oleh Brigjen Susetio Cahyadi, menggantikan Brigjen Awi Setiyono yang dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK. I Sespim Lemdiklat Polri. Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi ini merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi serta karier personel Polri.
Isir menambahkan bahwa penempatan personel pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki. "Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi," ungkapnya dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Isir menyampaikan harapannya agar seluruh pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas dengan optimal. "Setiap jabatan merupakan amanah dan tanggung jawab. Kami berharap para pejabat yang mendapat penugasan baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang sudah berjalan, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.