Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (551) telah dipastikan akan meninggalkan Pelabuhan Taranto, Italia, pada hari Senin, 24 Agustus 2026. Kapal ini direncanakan tiba di Indonesia pada pertengahan hingga pekan ketiga bulan September 2026.
Rute Pelayaran Menuju Indonesia
Kepala Biro Infohan Setjen Kementerian Pertahanan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, menjelaskan bahwa Garibaldi akan melakukan transit di dua negara sebelum sampai di Indonesia. "Dalam pelayarannya menuju Indonesia, Garibaldi direncanakan melintasi Terusan Suez, dengan agenda singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Colombo, Sri Lanka," ungkap Rico.
Rencana Setelah Transit
Setelah berkunjung ke Colombo, Garibaldi akan melanjutkan perjalanan menuju Lampung, sebelum akhirnya tiba di Jakarta. Rico menambahkan bahwa seluruh operasi selama perjalanan akan bergantung pada keputusan TNI AL. "Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal," jelasnya.
Sebelumnya, Laksdya Edwin, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), memastikan bahwa Kapal Induk Giuseppe Garibaldi (551) akan tiba tepat waktu di Indonesia pada pekan ketiga bulan September 2026. Dalam perjalanan ini, personel TNI AL akan didampingi oleh Marina Militare (Angkatan Laut Italia) untuk pengoperasian kapal induk yang diproduksi oleh Fincantieri tersebut.
Edwin juga menyampaikan, "Alhamdulillah semua sudah (selesai administrasinya). Satgas sudah kita kirim kemarin itu 100 (personel)," saat berbicara kepada media di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, pada 12 Agustus 2026.