Sunday, 27 September 2026
Peristiwa

Joko Widodo Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina PSI November Mendatang

Joko Widodo telah mendapatkan Kartu Tanda Anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan akan dilantik sebagai Ketua Dewan Pembina pada November 2026. Pengumuman ini disampaikan di hadapan kader PSI d...

P
Putri Ayunda Lestari
27 September 2026 1 pembaca
Foto: ANTARA FOTO/Abdan Syakura
Foto: ANTARA FOTO/Abdan Syakura

BANDUNG -- Joko Widodo telah resmi menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA). Pengumuman ini disampaikan di hadapan para kader DPD PSI Kota Bandung pada Sabtu, 26 September 2026. Selain itu, PSI juga mengonfirmasi bahwa mantan presiden tersebut akan menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina mulai November 2026.

Pelantikan Bersamaan dengan Rapimnas

Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyatakan bahwa pelantikan Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pembina berpotensi dilaksanakan bersamaan dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan perayaan ulang tahun PSI pada 16 November 2026 di Surabaya. "Mungkin tanggal 16 November 2026 nanti dia akan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia. Di saat hari Rapimnas dan hari ulang tahun PSI. Lokasinya di Surabaya," ungkap Ali.

Kepastian Status Keanggotaan

Ahmad Ali menambahkan bahwa dengan pengakuan Joko Widodo sebagai anggota PSI, hal ini menjelaskan kapasitasnya saat berkeliling Indonesia. "Tadi Pak Jokowi menegaskan telah ber-KTA sejak beberapa bulan lalu. Jadi keberadaan Pak Jokowi berkeliling itu bukan di-endorse, tapi dia itu adalah kader Partai Solidaritas Indonesia. Dia melakukan konsolidasi-konsolidasi," tuturnya. Sebelumnya, Joko Widodo juga menegaskan status keanggotaannya sejak 14 Oktober 2025 dengan menunjukkan KTA di hadapan kader DPD PSI Kota Bandung.

Jokowi berharap dengan penegasan ini tidak ada lagi keraguan publik mengenai komitmen politiknya bersama PSI. "Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI," kata Jokowi. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menyampaikan bahwa kehadirannya di Bandung bersama putranya, Kaesang Pangarep, yang menjabat Ketua Umum PSI, adalah untuk memastikan bahwa struktur cabang dan ranting di kota tersebut telah rampung 100 persen.

Jokowi mengingatkan agar para kader tetap aktif dalam membangun jaringan dengan berbagai komunitas, tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan. Ia juga mendorong keterlibatan kader dalam kegiatan sosial dan budaya dengan target meraih suara untuk pemilu 2029.

Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosaphat, menyambut baik kehadiran Jokowi dan arahan yang diberikan. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan memperluas kerja organisasi hingga tingkat RT/RW melalui berbagai kegiatan, termasuk pelatihan dan pendidikan politik. "Karena kita tujuannya bukan cuma kelurahan tapi RT RW. Target jadi pemenang, nah itu dia pimpinan DPRD," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI, Endang Tirtana, menyebut momen ini sangat penting bagi partai dan menjadi motor untuk meraih kemenangan di Pemilu 2029. "Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI, kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang," ucapnya.

// Artikel Terkait