Update
Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Jadi Satu-Satunya Wakil Malaysia di Perempat Final Thailand Open Polteknaker Memperpanjang Batas Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei Akibat Antusiasme Tinggi GFI Targetkan Mobilisasi Pembiayaan Hijau Sebesar US$ 500 Juta Setiap Tahun, Ini Strateginya Penggerebekan Narkoba di Jakarta Barat, 14 Tersangka Ditangkap Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Diharapkan Meningkatkan Pelayanan Publik Film “Pesta Babi” Diputar Masif di Berbagai Kota, Pengamat Ingatkan Publik Tidak Mudah Terprovokasi Keselamatan Kerja dan Lingkungan Jadi Fokus Utama Teknologi Daur Ulang --- Su Li Yang Tumbangkan Srikanth dan Melaju ke Perempat Final Thailand Open 2026 --- Mahasiswa IPB Luncurkan Susu Moonyonyo, Pilihan Segar dan Terjangkau dengan Rasa Modern Huawei Rencanakan Pengembangan 36 Juta Tenaga Digital Baru hingga 2030 Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Jadi Satu-Satunya Wakil Malaysia di Perempat Final Thailand Open Polteknaker Memperpanjang Batas Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei Akibat Antusiasme Tinggi GFI Targetkan Mobilisasi Pembiayaan Hijau Sebesar US$ 500 Juta Setiap Tahun, Ini Strateginya Penggerebekan Narkoba di Jakarta Barat, 14 Tersangka Ditangkap Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Diharapkan Meningkatkan Pelayanan Publik Film “Pesta Babi” Diputar Masif di Berbagai Kota, Pengamat Ingatkan Publik Tidak Mudah Terprovokasi Keselamatan Kerja dan Lingkungan Jadi Fokus Utama Teknologi Daur Ulang --- Su Li Yang Tumbangkan Srikanth dan Melaju ke Perempat Final Thailand Open 2026 --- Mahasiswa IPB Luncurkan Susu Moonyonyo, Pilihan Segar dan Terjangkau dengan Rasa Modern Huawei Rencanakan Pengembangan 36 Juta Tenaga Digital Baru hingga 2030
Peristiwa

Inisiatif Pemkab Kukar untuk Meningkatkan Transparansi Data Desa

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara meluncurkan Program Desa Cinta Statistik untuk memperbaiki pengelolaan data desa yang akurat dan transparan. Program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan de...

Made Wirawan 15 May 2026 2 pembaca news.republika.co.id news.republika.co.id
Inisiatif Pemkab Kukar untuk Meningkatkan Transparansi Data Desa
Foto: Kemenhut

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, yang terletak di Kalimantan Timur, meluncurkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) sebagai upaya untuk memperkuat pengelolaan data di tingkat desa. Program ini bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat, lengkap, mutakhir, dan seragam sesuai dengan standar Satu Data Indonesia.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan data dan keuangan desa yang akuntabel serta berbasis bukti. "Program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintah desa, khususnya dalam pengelolaan data dan keuangan desa yang akuntabel serta berbasis bukti untuk acuan pembangunan," ujarnya di Tenggarong pada hari Jumat.

Tujuan dan Manfaat Program

Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa dan masyarakat dalam mengelola, memahami, serta memanfaatkan data dan statistik dalam proses pembangunan. Aulia menekankan pentingnya data yang akurat dan terkini sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data, yang mencakup penyusunan program, penganggaran, dan pelaksanaan pembangunan desa agar lebih tepat sasaran.

Lebih lanjut, Aulia menegaskan bahwa Desa Cantik juga merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, modern, dan akuntabel berdasarkan fakta di lapangan. Data yang valid menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan desa secara bertahap, mulai dari status tertinggal hingga mandiri sesuai dengan indikator penilaian yang ditetapkan oleh Kementerian Desa.

Kerja Sama dengan BPS

Aulia menambahkan, "Mengingat pentingnya data dan literasi statistik sebagai acuan perencanaan pembangunan mulai tingkat desa hingga pusat, maka Pemkab Kukar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencanangkan Program Desa Cantik di Desa Loa Kulu Kota." Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan desa yang lebih baik di masa depan.

Artikel Terkait