Friday, 11 September 2026
Peristiwa

Gibran Tinjau Pusat Rehabilitasi Orangutan dan Janjikan Pemulihan Habitat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Palangka Raya untuk meninjau dampak kebakaran hutan dan lahan serta memastikan pemulihan habitat orangutan.

T
Theresia Okta Anindya
11 September 2026 8 pembaca
Foto: Republika/Muhammad Noor Alfian Choir
Foto: Republika/Muhammad Noor Alfian Choir

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada Kamis (10/9/2026). Kunjungan ini berlangsung meskipun pesawat mengalami kendala akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gibran meninjau beberapa lokasi yang terdampak, termasuk Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng yang dikelola oleh Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Dalam kunjungannya, Gibran didampingi oleh sejumlah pejuang satwa dan dokter hewan yang juga terbang dari Jakarta. Tujuan mereka adalah untuk memastikan bahwa penanganan dampak karhutla, terutama terhadap satwa dan habitatnya, dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. Kunjungan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan pemulihan satwa yang terdampak.

Pentingnya Penanganan Menyeluruh

Gibran menekankan bahwa penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, dengan perlindungan bagi manusia dan satwa. "Saya ingin memastikan kebutuhan perawatan di sini benar-benar terpenuhi," ungkapnya di lokasi. Selama peninjauan, ia menyaksikan langsung proses rehabilitasi orangutan dan berdialog dengan dokter hewan, relawan, serta tim yang terlibat dalam perlindungan satwa.

Selain itu, Gibran juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, bawang bombay, dan alat nebulizer untuk mendukung kebutuhan di pusat rehabilitasi tersebut. Ia menekankan bahwa perlindungan satwa harus menjadi bagian integral dari upaya pemulihan lingkungan. Penanganan satwa yang terluka perlu diiringi dengan pemulihan habitatnya, termasuk memastikan ketersediaan sumber pakan dan air.

Apresiasi untuk Tim Perlindungan Satwa

Gibran memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya perlindungan dan perawatan satwa, khususnya di daerah yang terdampak bencana. "Aksi nyata Bapak Ibu semua sangat berarti," katanya. Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga mengunjungi Forest School BOSF Nyaru Menteng yang saat ini menjadi tempat pembinaan bagi 17 orangutan.

Ia melihat langsung proses nebulisasi di area Karantina Individu Orangutan, di mana sekitar 90 orangutan menjalani perawatan. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan penanganan karhutla dilakukan secara menyeluruh, dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

// Artikel Terkait