Saturday, 27 June 2026
Olahraga

Devin dan Rayhan Raih Posisi Kedua di Ganda Putra Macau Open 2026

Pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, harus puas dengan posisi runner-up setelah kalah dari pasangan Korea Selatan di final Macau Open 2026.

A
Arya Satya Sasmita
23 June 2026 19 pembaca
Devin Artha Wahyudi-Ali Faathir Rayhan/[Foto:PBSI]
Devin Artha Wahyudi-Ali Faathir Rayhan/[Foto:PBSI]

Pasangan ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, mengalami kekalahan di final turnamen Macau Open 2026 BWF World Tour Super 300, dan harus menerima posisi sebagai runner-up. Mereka kalah dari pasangan non unggulan asal Korea Selatan, Jin Yong dan Lee Jong Min, dalam pertandingan yang berlangsung ketat.

Devin dan Rayhan, yang menempati unggulan keempat, bertanding di East Asian Games Dome, Macau, pada Minggu (21/6) sore waktu setempat. Pertandingan berlangsung sengit hingga harus melalui rubber game dengan skor akhir 21-18, 19-21, dan 10-21.

Perjalanan Pertandingan yang Ketat

Ketegangan permainan sudah terasa sejak awal game pertama, di mana kedua pasangan saling menyerang dengan skor imbang 2-2 dan 4-4. Namun, pasangan Indonesia berhasil menjauh dengan lima angka beruntun, memimpin 9-4 sebelum menutup interval dengan keunggulan 11-8.

Setelah jeda, Devin dan Rayhan terus mempertahankan keunggulan dan memperlebar jarak menjadi 17-13. Namun, pasangan Korea Selatan berhasil mengejar dan menipiskan jarak menjadi satu poin dengan skor 19-18. Beruntung, pasangan Indonesia mampu meraih dua poin terakhir untuk menutup game pertama.

Game Kedua yang Menentukan

Di awal game kedua, Devin dan Rayhan langsung memimpin dengan skor 3-0 dan terus menjaga jarak hingga interval dengan kedudukan 11-6. Mereka sempat unggul lima poin dengan skor 15-10, tetapi pasangan Korea mulai bangkit dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 17-18, akhirnya merebut game kedua dan memaksa diadakannya game penentuan.

Kekalahan di game kedua tampaknya mempengaruhi mental Devin dan Rayhan, yang tertinggal jauh di interval game ketiga dengan skor 4-11. Meskipun berusaha mengejar ketertinggalan, mereka tidak mampu berbuat banyak setelah jeda, sementara pasangan Korea semakin percaya diri dan akhirnya memastikan kemenangan serta meraih gelar Macau Open 2026.

// Artikel Terkait