Pebulutangkis ganda campuran, Clarissa San, akan menghadapi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya dengan mengikuti Japan Open 2026. Turnamen ini menjadi momen debutnya, dan ia bertekad untuk tetap tenang serta menikmati pengalaman tersebut. Clarissa, yang baru berusia 20 tahun, akan berpasangan dengan Chen Tang Jie setelah Toh Ee Wei mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) dan saat ini sedang menjalani rehabilitasi di Melbourne.
Clarissa San merasa sangat bersemangat mendapatkan kesempatan untuk bertanding bersama Tang Jie di ajang bergengsi BWF World Tour ini. Ia berkomitmen untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. "Setiap hari, pelatih Nova dan Tang Jie mengingatkan saya untuk tidak takut. Mereka menyuruh saya untuk tetap tenang dan menikmati setiap pertandingan di Japan Open," ungkapnya.
Persiapan dan Harapan di Turnamen
Pasangan Tang Jie dan Clarissa akan menghadapi lawan dari Taiwan, Yang Po-hsuan dan Hu Ling-fang, di babak pertama. Clarissa, yang berasal dari Selangor, menyadari pentingnya untuk tidak memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi. "Saya hanya ingin menerapkan apa yang telah saya latih di lapangan," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa meskipun masih banyak yang perlu diperbaiki dalam kemampuannya, Tang Jie telah berperan sebagai mentor dan kakak bagi dirinya. "Setiap kali saya melakukan kesalahan, dia akan membimbing saya, jadi tidak ada masalah," tambahnya.
Partisipasi Pebulutangkis Lain di Japan Open
Selain Clarissa dan Tang Jie, beberapa pebulutangkis lain juga akan berpartisipasi dalam Japan Open. Jimmy Wong dan Cheng Su Yin akan menghadapi pasangan Jepang, Yuichi Shimogami dan Sayaka Hobara, di babak pertama. Pasangan independen Goh Soon Huat dan Shevon Lai Jemie akan melawan pasangan Amerika, Chen Zhi Yi dan Francesca Corbett, sementara Wong Tien Ci dan Lim Chiew Sien akan menghadapi tantangan berat melawan unggulan kelima dari Tiongkok, Guo Xinwa dan Chen Fanghui.