Saturday, 03 October 2026
Hukum & Kriminal

Brigjen Tubagus Ami Prindani Dilantik Menjadi Kadensus 88 Antiteror Polri

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto telah resmi menunjuk Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri melalui Surat Telegram tertanggal 2 Oktober 2026.

Z
Zidan Alfarezi
03 October 2026 1 pembaca
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Polri. (CNNIndonesia/Adi ibrahim)
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Polri. (CNNIndonesia/Adi ibrahim)

Jenderal Suyudi Ario Seto, Kapolri, telah mengangkat Brigjen Tubagus Ami Prindani sebagai Kepala Detasemen Khusus (Kadensus) 88 Antiteror Polri. Penunjukan ini tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026. Dalam telegram tersebut, terdapat total 88 personel yang mengalami mutasi.

Penggantian Posisi dan Kenaikan Pangkat

Brigjen Tubagus menggantikan Irjen Sentot Prasetyo yang dimutasi menjadi Pati Densus 88 dalam rangka persiapan pensiun. Sebelumnya, Tubagus menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88. Dengan posisi barunya, ia akan mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal.

Pengalaman di Densus 88

Tubagus bukanlah sosok baru di lingkungan Densus 88. Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1997 ini memiliki pengalaman yang cukup luas, termasuk menjabat sebagai Direktur Intelijen dan Direktur Pencegahan, serta berbagai posisi lainnya di dalam Densus 88.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, sebelumnya menjelaskan bahwa mutasi di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan tugas serta memberikan kesempatan pengembangan karier bagi anggotanya. "Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian," ungkap Johnny dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (3/10).

// Artikel Terkait