Pasangan baru dari Pelatnas Cipayung, Amalia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, akan mewakili Indonesia dalam dua turnamen berturut-turut di Eropa, dimulai dengan Denmark Open BWF World Tour Super 750 yang akan berlangsung pekan depan. Meskipun waktu persiapan mereka cukup singkat setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Fadia mengungkapkan bahwa mereka tengah berusaha mematangkan strategi permainan sebelum berangkat ke Eropa.
“Setelah kembali dari Asian Games, kami memiliki waktu sekitar sepuluh hari untuk mempersiapkan diri menuju Eropa. Kami perlu menyesuaikan dan mematangkan pola permainan, karena hampir dua minggu tidak berlatih bersama,” jelas Fadia dalam siaran pers Humas PP PBSI pada Jumat malam (9/10). “Kami berharap setelah hasil yang kurang memuaskan di Jepang dan China, kami dapat memberikan penampilan terbaik di tur Eropa ini dan meraih sebanyak mungkin poin untuk persiapan menuju Race to Olympics tahun depan,” tambahnya.
Persiapan Tim Indonesia di Denmark
Sementara itu, tim bulu tangkis Indonesia telah berangkat ke Odense untuk mengikuti Tour Eropa, dimulai dengan Denmark Open 2026 BWF World Tour Super 750. Kepala pelatih ganda putra PP PBSI, Antonius Budi Ariantho, menyatakan bahwa persiapan para pemain berlangsung dengan baik setelah penampilan yang mengesankan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
“Setelah bertanding di Asian Games, Fajar/Fikri dan Leo/Daniel serta Joaquin hanya memiliki waktu persiapan lebih dari satu minggu. Kami berusaha untuk menjaga kondisi mereka. Semoga fisik mereka tetap stabil,” ungkap Antonius Budi Ariantho dalam siaran pers Humas PP PBSI pada Jumat (9/10). “Meskipun waktu yang tersedia terbatas, teknik mereka sudah baik dan mereka terbiasa dengan jadwal turnamen yang padat, jadi saya yakin mereka bisa memberikan yang terbaik,” jelasnya.
Skuad Unggulan Indonesia
Di sektor ganda putra, Indonesia mengandalkan pemain-pemain terbaik, termasuk pasangan peringkat 3 dunia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, serta pasangan profesional peringkat 7 dunia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani. Selain itu, ada juga Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin yang berada di peringkat 14 dunia, serta Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, peraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Untuk sektor tunggal putra, Indonesia berharap pada kebangkitan Jonatan Christie yang berada di peringkat 4 dunia, Alwi Farhan di peringkat 10 dunia, serta pemain muda berbakat, Moh Zaki Ubaidillah. Di tunggal putri, Putri Kusuma Wardani, yang menduduki peringkat 6 dunia, menjadi satu-satunya perwakilan yang berhasil masuk kualifikasi, di mana hanya pemain yang masuk 32 besar dunia yang dapat tampil di putaran final.