Pada turnamen bergengsi French Open World Tour Super 750, pasangan ganda putra dari Pelatnas Cipayung, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, harus mengakui kekalahan di semifinal. Mereka menyerah kepada mantan pasangan peringkat satu dunia asal Malaysia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, pada Minggu (24/10) pagi WIB. Meskipun sempat memaksakan setting di game pertama, Leo dan Daniel harus menerima kekalahan dua game langsung dengan skor 20-22 dan 9-21.
Dengan hasil ini, Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di final ganda putra French Open 2026. Sebelumnya, pasangan muda Indonesia lainnya, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, juga gagal melangkah ke partai final setelah kalah dari wakil Malaysia, Man Wei Chong dan Tee Kai Wun. Raymond dan Nikolaus harus mengakui keunggulan lawan dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 16-21 dan 15-21.
Rekor Pertemuan yang Menarik
Kekalahan yang dialami oleh Raymond dan Joaquin membuat Man Wei Chong dan Tee Kai Wun berhasil menyamakan rekor head to head menjadi 1-1. Pertemuan terakhir antara kedua pasangan tersebut terjadi di babak perempat final Australia Open 2025, di mana Raymond dan Joaquin keluar sebagai pemenang setelah melalui rubber game dengan skor 21-15, 19-21, dan 21-15.
Ganda Putri Juga Tersingkir
Di sisi lain, perjalanan pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum, juga terhenti di babak semifinal French Open 2026. Dengan status sebagai unggulan kelima, mereka tidak berhasil mengatasi unggulan teratas asal Jepang, Yuki Fukushima dan Mayu Matsumoto, dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 18-21 dan 15-21. Kekalahan ini membuat Rachel dan Febi kini tertinggal dalam rekor head to head melawan pasangan Jepang tersebut dengan kedudukan 1-2, setelah pertemuan terakhir mereka di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.