Pemain ganda putra Yap Roy King, yang berusia 25 tahun, menyatakan kesiapan untuk kembali berkompetisi setelah enam bulan yang padat. Ia akan tampil di Japan Open 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 14 hingga 19 Juli mendatang, setelah sebelumnya absen pasca Indonesian Open awal bulan ini.
Turnamen ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi Yap Roy King untuk bermain bersama Wan Arif Wan Junaidi untuk sementara waktu, karena ia akan berpasangan dengan Tee Kai Wun dalam beberapa turnamen berikutnya, termasuk China Open, Taipei Open, dan Korean Open.
Antusiasme Menyambut Pasangan Baru
Yap Roy King mengungkapkan rasa antusiasme untuk menjajal kemitraan baru ini, percaya bahwa perubahan dapat membawa hasil yang positif. “Saya rasa ini adalah pasangan yang cocok, meskipun kami belum berlatih bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, “Kami akan memulai di Tiongkok, tetapi saya sangat antusias. Ini akan terasa baru dan akan mengembalikan semangat untuk melawan orang lain, jadi saya sangat menantikannya.”
Pentingnya Istirahat dan Fokus Kembali
Roy King juga mencermati bahwa enam bulan terakhir sangat padat, dan waktu istirahat yang diambilnya bermanfaat bagi para atlet. “Tentu saja, mengambil waktu istirahat itu membantu. Ini membantu kami para pemain untuk mengatur ulang dan mendapatkan kembali fokus kami,” jelasnya. Ia melanjutkan, “Kami selalu berkompetisi dalam jadwal turnamen yang padat, jadi kali ini membantu kami mendapatkan kembali ritme permainan kami.”
Ia juga mengungkapkan bahwa ia menikmati waktu sendiri dan lebih suka berlibur di tempat yang tenang dengan pemandangan laut. “Saya suka pergi ke tempat-tempat yang sepi, dan dengan pemandangan laut,” tambahnya.
Menyongsong penampilannya di Japan Open, Roy King dan pasangannya, Arif, menargetkan untuk meraih hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kekalahan mereka di perempat final tahun lalu. “Kami punya waktu sekitar tiga minggu sampai ke Jepang, dan kami hanya berharap bisa tampil lebih baik daripada tahun lalu. Mudah-mudahan kami bisa lolos ke semifinal,” tutup Roy King.