Monday, 10 August 2026
Teknologi

Waspadai Dampak Negatif Kebiasaan Scroll Media Sosial pada Kesehatan Mental

Kebiasaan menggulir media sosial tanpa henti dapat menyebabkan overstimulasi pada otak, yang berpotensi meningkatkan kecemasan dan kelelahan mental. Hal ini penting untuk diperhatikan oleh pengguna me...

T
Theresia Okta Anindya
10 August 2026 1 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas menggulir layar ponsel dan mengakses media sosial secara terus-menerus tidak selalu memberikan efek positif. Ketika dilakukan tanpa batas, aliran informasi yang terus-menerus dapat menyebabkan otak mengalami overstimulasi, yaitu kondisi di mana otak menerima terlalu banyak rangsangan. Hal ini perlu menjadi perhatian, terutama bagi mereka yang merasa lelah, jenuh, atau cemas setelah menghabiskan waktu yang lama di platform sosial.

Alih-alih memberikan ketenangan, scrolling tanpa henti dapat berkontribusi pada kelelahan mental. Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, mengungkapkan bahwa media sosial dapat menjadi pemicu overstimulasi yang berdampak pada kesehatan psikologis individu. Ketika seseorang terpapar berbagai informasi secara terus-menerus, mereka kesulitan untuk benar-benar beristirahat dari rangsangan digital.

Pentingnya Detoks Media Sosial

“Media sosial memang bisa memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental. Durasi detoks yang optimal bervariasi antar penelitian, namun sebagian menyebutkan durasi satu sampai dua minggu,” jelas dr Adam, dikutip pada Senin (10/8/2026). Ini menunjukkan bahwa memberikan waktu jeda dari media sosial bisa membantu individu untuk memulihkan kesehatan mental mereka.

Notifikasi yang Mengganggu

Salah satu tantangan dari penggunaan media sosial yang berlebihan adalah paparan notifikasi yang tak pernah berhenti. Dorongan untuk terus memeriksa pesan, melihat unggahan terbaru, atau mengikuti berbagai informasi membuat seseorang sulit untuk melepaskan diri dari layar ponsel. Hal ini dapat menciptakan siklus kecemasan yang sulit untuk diatasi.

// Artikel Terkait