Saturday, 26 September 2026
Peristiwa

Wali Kota Bandung Mengungkap Lonjakan Pasien Flu di IGD Rumah Sakit

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, melaporkan bahwa instalasi gawat darurat di rumah sakit dipenuhi pasien dengan gejala flu dan demam tinggi. Ia menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang optima...

Z
Zidan Alfarezi
23 September 2026 43 pembaca
Foto: Edi Yusuf
Foto: Edi Yusuf

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa kondisi di instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit saat ini dipenuhi oleh pasien yang mengalami flu dan demam tinggi. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan kepada pasien harus dilakukan dengan baik.

"Pada dasarnya, kami tidak menganggap remeh fakta bahwa sekarang ini IGD lumayan penuh oleh para pasien yang mengeluhkan demam yang tinggi dan memiliki beberapa gejala influenza yang khas, yaitu batuk dan pilek," ujarnya pada Rabu (23/9/2026).

Langkah Penanganan Pasien

Farhan memastikan bahwa pihaknya menangani situasi ini dengan serius, termasuk memastikan seluruh fasilitas kesehatan memberikan layanan terbaik. Ia menegaskan bahwa rumah sakit tidak diperbolehkan menolak pasien. Selain itu, sampel swab dari pasien flu yang dirawat di puskesmas akan dikirim ke Kementerian Kesehatan untuk dianalisis lebih lanjut, guna memastikan apakah pasien terjangkit influenza A.

"Penanganan di Kota Bandung akan kami lakukan sebaik-baiknya, memastikan bahwa siapapun yang saat ini jatuh sakit karena influenza yang parah, maka akan kita tangani dengan sebaik-baiknya," tambahnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Farhan juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum, seperti bus, kereta api, dan pesawat, untuk mengenakan masker. Ia menyarankan agar siswa yang mengalami flu tidak pergi ke sekolah terlebih dahulu. "Untuk anak-anak yang sekolah, tidak ada salahnya apabila juga mulai menggunakan masker. Tidak perlu melakukan panic buying masker, ngaborong masker, tidak perlu," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan di seluruh Kota Bandung dalam keadaan terkendali. Mengenai kondisi Rumah Sakit Bandung Kiwari yang dipenuhi pasien, Farhan menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan. "Buat kami ini menunjukkan bahwa kemampuan antisipasi dari masyarakat sudah sangat tinggi. Kami tentu bersyukur dengan hal itu, tapi pada saat bersamaan kapasitas, fasilitas, dan juga kemampuan dari nakes serta faskes di Kota Bandung siap untuk melayani," ujarnya.

Farhan menambahkan bahwa pasien yang datang ke IGD akan dipulangkan jika dalam keadaan baik atau menunggu untuk ditindaklanjuti. "Penuh banget sih nggak ya, tapi saya lihat beberapa rumah sakit swasta juga sekarang sudah lebih ramai dari biasanya," tutupnya.

// Artikel Terkait