🔴 Breaking
Bojan Hodak Dihadapkan pada Pilihan Menarik: Tetap Bersama Persib Bandung atau Melanjutkan Karier di Tempat Lain? Wasit Davide Massa Resmi Memimpin Pertandingan Como Melawan Inter Milan BPOM Mengungkap Kasus Peredaran Gas Tertawa yang Berbahaya Tanggapan Segera Satgas 110, Polisi Tindak PETI yang Mengganggu Kegiatan Ibadah di Kuansing Kisah Bangga Frans Putros sebagai Anggota Timnas Irak Menuju Piala Dunia 2026 Cubarsi Mengakui Kesalahan Setelah Kekalahan Barcelona Pentingnya Keterampilan Lunak bagi Generasi Z di Era Digital Kejagung Mengungkap Dampak Kasus Korupsi Petral terhadap Harga BBM 2015-2018 Tindakan Israel Memicu Penutupan Kembali Selat Hormuz oleh Iran Kebangkitan Bali United: Ancaman Serius Bagi Persib Bandung di Laga Pekan ke-27 Bojan Hodak Dihadapkan pada Pilihan Menarik: Tetap Bersama Persib Bandung atau Melanjutkan Karier di Tempat Lain? Wasit Davide Massa Resmi Memimpin Pertandingan Como Melawan Inter Milan BPOM Mengungkap Kasus Peredaran Gas Tertawa yang Berbahaya Tanggapan Segera Satgas 110, Polisi Tindak PETI yang Mengganggu Kegiatan Ibadah di Kuansing Kisah Bangga Frans Putros sebagai Anggota Timnas Irak Menuju Piala Dunia 2026 Cubarsi Mengakui Kesalahan Setelah Kekalahan Barcelona Pentingnya Keterampilan Lunak bagi Generasi Z di Era Digital Kejagung Mengungkap Dampak Kasus Korupsi Petral terhadap Harga BBM 2015-2018 Tindakan Israel Memicu Penutupan Kembali Selat Hormuz oleh Iran Kebangkitan Bali United: Ancaman Serius Bagi Persib Bandung di Laga Pekan ke-27
Peristiwa

Tindakan Israel Memicu Penutupan Kembali Selat Hormuz oleh Iran

Israel melakukan serangan yang mengakibatkan Iran menutup Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Ketegangan ini memicu kekhawatiran global.

Gilang Bagas Baskara

Penulis

09 April 2026
5 kali dibaca
Tindakan Israel Memicu Penutupan Kembali Selat Hormuz oleh Iran

Ketegangan antara Israel dan Iran kembali meningkat setelah serangan terbaru yang dilakukan oleh Israel, yang memaksa Iran untuk menutup Selat Hormuz. Selat ini merupakan salah satu jalur terpenting bagi pengiriman minyak dunia, dan keputusan ini berpotensi mempengaruhi pasar global serta stabilitas regional.

Pada Selasa, 3 Oktober 2023, pasukan Israel melancarkan serangan udara yang ditujukan kepada sejumlah instalasi militer Iran di wilayah dekat perbatasan Suriah. Menanggapi serangan tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, mengungkapkan, "Kami tidak akan membiarkan tindakan provokatif ini berlalu begitu saja." Pernyataan ini menegaskan komitmen Iran untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanannya dari ancaman luar.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menandakan langkah strategis yang diambil untuk menunjukkan ketidakpuasan terhadap tindakan Israel. Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Oman, merupakan jalur pengiriman bagi sekitar 20% kebutuhan minyak dunia. Jika akses ke selat ini dibatasi, konsekuensinya akan dirasakan di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang sangat bergantung pada pasokan energi dari kawasan tersebut.

Seorang sumber militer Iran yang enggan diidentifikasi menyatakan, "Penutupan ini adalah respon langsung terhadap agresi Israel dan merupakan cara kami untuk melindungi sumber daya energi kami." Pernyataan ini memperjelas bahwa Iran bertekad untuk tidak membiarkan serangan semacam itu mendikte kebijakan luar negerinya.

Sementara itu, situasi ini juga memicu reaksi dari negara-negara tetangga dan kekuatan besar lainnya. Amerika Serikat, yang sejak lama menjadi sekutu utama Israel, mengungkapkan keprihatinannya atas peningkatan ketegangan dan mengimbau kedua belah pihak untuk menahan diri. Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan, "Kami mendesak Iran untuk tidak mengambil langkah-langkah yang dapat semakin memperburuk situasi di kawasan ini."

Dari sisi ekonomi, kekhawatiran akan lonjakan harga minyak global muncul di tengah ketidakpastian ini. Para analis pasar memperkirakan bahwa jika situasi ini berlanjut, harga minyak dapat meningkat tajam, mengingat ketergantungan banyak negara pada pasokan dari kawasan tersebut.

Kondisi ini menunjukkan bahwa dinamika geopolitik di Timur Tengah terus berlanjut, dan setiap tindakan dari satu pihak dapat memicu respons yang signifikan dari pihak lainnya. Dengan penutupan Selat Hormuz, perhatian dunia kini tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Iran dan respon dari komunitas internasional.

Ke depannya, perkembangan situasi ini akan menjadi bagian penting dari kebijakan luar negeri Iran dan dapat mempengaruhi hubungan diplomatik yang lebih luas di kawasan. Rencana aksi dan strategi yang akan dijalankan oleh kedua belah pihak akan sangat menentukan arah konflik yang sudah berlangsung lama ini.

Artikel Terkait

Sumber: news.detik.com