Operasi pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan memasuki hari ke-10 pada Selasa (22/9/2026) di KMP Virgo Transport 8. Pada tahap ini, tim berencana untuk menyelidiki bagian kendaraan yang diangkut oleh kapal tersebut, seiring dengan fokus utama mereka di badan kapal yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Pencarian di Kamar Kapal dan Kendaraan
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa pencarian akan difokuskan di sejumlah kamar kapal yang aksesnya sudah dapat dibuka pada hari itu. "Saat ini masih kita fokus di kamar-kamar," ungkapnya dalam konferensi pers. Selain itu, pencarian juga akan diperluas ke bagian kendaraan yang diangkut oleh KMP Virgo, mengingat ada kemungkinan adanya korban yang terjebak di dalam kendaraan tersebut.
"Nah, berikutnya kami akan fokus kepada kendaraan-kendaraan, ya, apabila ini memungkinkan," tambahnya. Pencarian di bagian kendaraan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mengingat risiko yang ada saat melakukan pencarian di antara kendaraan-kendaraan yang tertumpuk di badan kapal.
Risiko dan Keselamatan Tim Penyelam
Putu menjelaskan bahwa kondisi kendaraan yang saling tindih dapat membahayakan tim penyelam. "Sepertinya kendaraan-kendaraan itu saling tindih, ya, saling tindih karena kondisinya sudah tidak normal, ya. Nah, ini juga membahayakan tim penyelam. Kalau memungkinkan dan dianggap safety, pasti akan kita laksanakan," ujarnya.
Operasi SAR tetap mengutamakan keselamatan para petugas di lapangan, sehingga setiap langkah pencarian akan mempertimbangkan faktor risiko yang ada. Tim SAR berkomitmen untuk melakukan pencarian dengan hati-hati dan profesional di tengah tantangan yang dihadapi.