Wednesday, 09 September 2026
Olahraga

Shi Yuqi Kembali Terpuruk di Babak Awal China Masters 2026

Pemain bulu tangkis tunggal putra asal Tiongkok, Shi Yuqi, mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama China Masters 2026, memperpanjang tren penurunan performanya.

F
Farhan Hakim
02 September 2026 43 pembaca
Shi Yuqi/[Foto:SohuSports]
Shi Yuqi/[Foto:SohuSports]

Pemain bulu tangkis tunggal putra terkemuka dari Tiongkok, Shi Yuqi, yang saat ini menempati peringkat 6 dunia, kembali menunjukkan performa yang mengecewakan. Setelah mengalami kekalahan di babak pertama Kejuaraan Dunia baru-baru ini, Shi kesulitan untuk mendapatkan kembali ritme permainannya. Berbeda dengan masa kejayaannya, ia kini harus menghadapi kenyataan pahit dengan gagal melaju di babak 32 besar dalam turnamen yang diadakan di tanah airnya.

Pada tanggal 1 (KST), Shi Yuqi mengalami kekalahan yang cukup telak dengan skor 0-2 (11-21, 10-21) hanya dalam waktu 30 menit saat berhadapan dengan Loh Kean Yew dari Singapura, yang berada di peringkat 16 dunia, dalam pertandingan babak 32 besar tunggal putra pada BWF World Tour China Masters (Super 750) 2026 yang berlangsung di Shenzhen, Tiongkok. Sebelumnya, Shi berhasil meraih medali emas di nomor ini pada Kejuaraan Dunia 2025 yang diselenggarakan di Paris, Prancis, dan selama 52 minggu berturut-turut, ia menduduki peringkat No. 1 dunia.

Kekalahan Beruntun dan Dampaknya

Namun, setelah mengalami kekalahan mengejutkan di babak pertama pada Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, India, peringkat dunianya merosot ke posisi ke-6 pada tanggal 25 bulan lalu. Turnamen China Masters 2026 seharusnya menjadi kesempatan baginya untuk membangkitkan kembali performa dan memperbaiki peringkatnya, tetapi hasilnya justru berbanding terbalik, menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.

Persiapan untuk Asian Games 2026

Kekalahan di dua turnamen berturut-turut ini menimbulkan kekhawatiran menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan dimulai pada tanggal 19 di Jepang. Shi Yuqi ditugaskan untuk meraih medali emas bagi Tiongkok di dua nomor, yaitu tim putra dan tunggal putra. Namun, dengan performa yang saat ini tidak memuaskan, ada kemungkinan besar mereka akan mengalami penurunan performa lagi. Hal ini membuat posisi bulu tangkis Tiongkok menjadi semakin genting, mengingat target mereka untuk meraih setidaknya lima medali emas dari tujuh nomor yang dipertandingkan di Asian Games.

// Artikel Terkait