Wednesday, 09 September 2026
Olahraga

An Se Young Siap Pertahankan Medali Emas di Asian Games 2026

An Se Young, pebulutangkis asal Korea Selatan, bertekad untuk mempersiapkan diri dengan matang menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah sukses meraih kemenangan di China Masters 2026.

F
Farhan Hakim
09 September 2026 19 pembaca
An Se Young/[Foto:Xportsnews]
An Se Young/[Foto:Xportsnews]

Atlet bulu tangkis terkemuka dari Korea Selatan, An Se Young (Samsung Life, Peringkat 1 Dunia), mengungkapkan rencananya untuk melakukan persiapan yang lebih menyeluruh menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pernyataan ini muncul setelah ia meraih 'kemenangan sempurna' di Kejuaraan Dunia BWF China Masters (Super 750) 2026, di mana ia tidak kehilangan satu game pun dari lawan-lawan yang dihadapinya dan hanya mencatat satu kekalahan dalam 50 pertandingan di musim ini.

Pada tanggal 6 (waktu Korea), An Se Young berhasil mengangkat trofi juara setelah mengalahkan Tomoka Miyazaki, pebulutangkis Jepang yang berada di peringkat 9 dunia, dalam final BWF World Tour China Masters 2026 yang berlangsung di Shenzhen Arena, Tiongkok. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 (21-17, 21-6) dalam waktu 43 menit. Dengan kemenangan ini, An Se Young berhasil mempertahankan posisi teratas selama tiga tahun berturut-turut, setelah sebelumnya meraih gelar yang sama pada tahun 2024 dan 2025. Ia menjadi pemain pertama yang berhasil memenangkan China Masters tiga kali berturut-turut, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Chen Yufei dari China.

Kemenangan Melawan Miyazaki

Tomoka Miyazaki, yang merupakan bintang muda bulu tangkis putri Jepang, sebelumnya mencapai semifinal di China Masters setelah tampil mengesankan di China Open (Super 1000) pada Juli lalu, termasuk mengalahkan Wang Zhiyi (peringkat 2 dunia) di semifinal. Meskipun berusaha keras untuk menantang An Se Young, Miyazaki tidak dapat mengatasi dominasi lawannya. An Se Young berhasil mengidentifikasi gaya bermain Miyazaki sejak awal dan memperlebar selisih skor menjadi 15-10 setelah jeda di game pertama. Di game kedua, ia langsung menekan Miyazaki dan dengan mudah meraih kemenangan.

Bagi Miyazaki, yang sering dianggap memiliki stamina sebagai kelemahan, An Se Young yang dikenal kuat dalam pertandingan panjang menjadi lawan yang sulit. Setelah merayakan kemenangannya, An Se Young tidak berpuas diri dan langsung menargetkan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Setelah meraih medali emas di Asian Games Hangzhou 2022, ia berambisi untuk mengulangi kesuksesannya di ajang yang akan dimulai pada tanggal 19 mendatang.

Persiapan Menuju Asian Games

Dalam sebuah video wawancara yang dirilis oleh Asosiasi Bulu Tangkis Korea pada tanggal 7, An Se Young menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk mendekati kesempurnaan, mengingat ketidakpastian mengenai bagaimana lawan-lawannya akan bersiap. Mengenai pencapaian tiga kemenangan berturut-turut di China Masters, ia menyatakan, "Saya sangat bangga pada diri saya sendiri. Saya puas dengan hasil hari ini dan saya benar-benar bahagia." Ia juga menambahkan, "Saya pikir (memenangkan tiga gelar beruntun) berarti saya terus berkembang. Rekor seperti itu memberi saya motivasi untuk terus berkembang."

Ia mengungkapkan keinginannya untuk terus meningkatkan kemampuannya, menyadari bahwa banyak pemain baru bermunculan dan tidak ada pertandingan yang mudah. An Se Young menegaskan, "Oleh karena itu, saya harus terus berusaha untuk meningkatkan diri." Ia juga mencatat bahwa kunci untuk meraih kemenangan di Asian Games kedua berturut-turut adalah perkembangan dirinya sendiri, bukan hanya fokus pada lawan.

Ia menekankan, "Karena kita tidak tahu bagaimana semua pemain akan mempersiapkan diri, kita harus mempersiapkan diri dengan sempurna dan menyeluruh." Persiapan yang matang dianggap sangat penting, mengingat banyaknya pemain peringkat atas yang akan berpartisipasi. Nomor bulu tangkis tunggal putri di Asian Games dianggap sebanding dengan Kejuaraan Dunia atau Olimpiade, terutama dengan kehadiran sembilan pemain dari 10 besar dunia, termasuk Wang Zhiyi, Akane Yamaguchi, dan Chen Yufei.

// Artikel Terkait