Update
Peristiwa

Rencana Gubernur Pramono untuk Menghubungkan LRT Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengintegrasikan jalur LRT Jakarta hingga Bandara Soekarno-Hatta untuk meningkatkan konektivitas transportasi umum di Jakarta Utara.

Jonathan Michael 18 May 2026 3 pembaca news.republika.co.id news.republika.co.id
Rencana Gubernur Pramono untuk Menghubungkan LRT Jakarta ke Bandara Soekarno-Hatta
Foto: Republika/Thoudy Badai

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempertimbangkan untuk memperluas jalur LRT Jakarta hingga Bandara Soekarno-Hatta yang terletak di Kota Tangerang. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas transportasi umum di wilayah Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan bahwa saat ini fokus mereka adalah menyelesaikan proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome dan Manggarai. Proyek ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada Agustus 2026. "LRT yang sekarang ini tersambung dari Velodrome sampai Manggarai, yang mudah-mudahan akan diresmikan pada bulan Agustus," ungkap Pramono saat berkunjung ke Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, pada 17 Mei 2026.

Perkembangan Proyek LRT Jakarta

Dengan penambahan jalur baru, total panjang lintasan LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua (Kelapa Gading) hingga Manggarai akan mencapai 12,2 kilometer dan mencakup 11 stasiun. Namun, Pemprov DKI tidak akan berhenti sampai di situ dalam pembangunan jalur LRT.

Pramono juga mengungkapkan bahwa Pemprov DKI telah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan untuk membangun jalur LRT dari Kelapa Gading menuju Ancol. Pembangunan jalur ini menjadi salah satu opsi yang akan dilaksanakan setelah penyelesaian proyek LRT Jakarta Fase 1B. Selain itu, ada kemungkinan untuk mengembangkan jalur LRT hingga PIK 2 dan bahkan sampai ke Bandara Soekarno-Hatta. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi di Jakarta Utara.

Rencana Jangka Panjang

Pramono menambahkan, "Kalau kemudian ini dilanjutkan dari Velodrome ke apa, Jakarta Utara, Tanjung Priok, dari Tanjung Priok kemudian ke JIS, dari JIS ke Ancol, dari Ancol yang trase yang perlu diurus adalah kalau memang harus terpenuhi harusnya sampai dengan PIK 2, dan kemudian terkoneksi sampai dengan bandara." Rencana ini diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat dan meningkatkan efisiensi transportasi di kawasan tersebut.

Artikel Terkait