Pasangan ganda campuran Indonesia yang berasal dari PB Djarum, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen China Open 2026 BWF World Tour Super 1000 setelah kalah dari unggulan ketiga, Mathias Christiansen dan Alexandra Boje dari Denmark. Pertandingan yang berlangsung di Changzhou Olympic Sports Center Gymnasium, China, pada Kamis (23/7) sore waktu setempat, berakhir dengan skor 8-21 dan 14-21, menunjukkan dominasi lawan.
Dengan kekalahan ini, tidak ada lagi wakil ganda campuran Indonesia yang melaju ke babak perempat final. Sebelumnya, pasangan ganda putri Indonesia yang menduduki peringkat 14 dunia, Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum, berhasil melangkah ke delapan besar setelah melakukan comeback melawan pasangan asal Amerika Serikat, Lauren Lam dan Allison Quynh Lee. Dalam pertandingan tersebut, Rachel dan Febi sempat tertinggal 5-11 di interval game ketiga, namun berhasil membalikkan keadaan untuk menang dengan skor 17-21, 21-11, dan 21-19.
Perjalanan Rachel dan Febi di Perempat Final
Di babak perempat final yang akan berlangsung pada Jumat (24/7), Rachel Allesya Rose dan Febi Setianingrum dijadwalkan akan bertanding melawan pasangan tuan rumah, Li Yi Jing dan Luo Xu Min. Pasangan asal China ini sebelumnya berhasil mengalahkan ganda putri dari Hong Kong, Yeung Nga Ting dan Yeung Pui Lam, dengan skor 21-16 dan 21-11.
Kekalahan Sabar dan Reza di Ganda Putra
Di sisi lain, pasangan ganda putra Indonesia yang berada di peringkat 8 dunia, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani, juga harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir di babak 16 besar. Mereka kalah dari pasangan Inggris, Ben Lane dan Sean Vendy, dengan skor 18-21 dan 12-21. Kekalahan ini semakin memperburuk catatan head to head mereka melawan Lane dan Vendy, yang kini tercatat 0-5. Pertemuan terakhir antara kedua pasangan tersebut terjadi di babak 16 besar Japan Open pekan lalu, di mana Sabar dan Reza juga kalah dengan skor 11-21 dan 17-21.