Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Putri KW, menyatakan bahwa ia telah memberikan usaha terbaiknya saat bertanding melawan Akane Yamaguchi di semifinal Japan Open 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 21-9, 16-21, 14-21, di mana Putri harus mengakui keunggulan lawan.
Setelah mengejutkan banyak pihak dengan mengalahkan Wang Zhi Yi, Putri KW menghadapi tantangan berat di semifinal melawan Yamaguchi. Di set pertama, Putri tampil sangat baik dan berhasil meraih kemenangan dengan skor telak 21-9. Namun, di set kedua, ia mengalami penurunan performa dan akhirnya harus menyerah setelah melalui tiga set yang menegangkan.
Pengakuan Putri tentang Pertandingannya
Mengenai kekalahannya, Putri mengungkapkan bahwa ia sudah berjuang sekuat tenaga. "Hari ini cukup melelahkan, pertandingan yang menguras semua tenaga, fisik dan mental. Sejujurnya saya merasa punya peluang menang tadi tapi sayang di gim kedua saya tidak bisa terus memepet dia menjelang akhir. Di poin 16-16 itu Akane membuat banyak sekali spekulasi pukulan depannya dan memperlambat tempo, itu membuat saya beberapa kali kaget," ujarnya.
Ia juga menambahkan, "Di gim ketiga saya melakukan kesalahan beruntun di titik yang sama, sebelah kiri pertahanan Akane, cukup berpengaruh akhirnya ke sisa jalannya pertandingan." Meskipun terhenti di semifinal, Putri merasa puas dengan pencapaiannya, terutama setelah berhasil mengalahkan Wang Zhi Yi dan tampil cukup baik melawan Akane.
Refleksi dan Pembelajaran dari Pertandingan
Putri menyatakan bahwa ia mendapatkan banyak pelajaran dari hasil di Indonesia Open sebelumnya. "Dari sebulan persiapan itu saya benar-benar fokus di latihan. Hasilnya saya merasa di sini saya bisa terus menunjukkan konsisten permainan dan daya juang yang lebih bagus dari sebelumnya," tutupnya.