Perjalanan Malaysia di Japan Open 2026 berakhir ketika pasangan ganda putra Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani terhenti di babak semifinal. Pada hari Sabtu, mereka menghadapi pasangan peringkat 1 dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, di Tokyo Metropolitan Gymnasium.
Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Sze Fei dan Izzuddin, yang berada di peringkat 6 dunia, mengalami kekalahan dengan skor 21-12, 11-21, 21-13. Meskipun telah berjuang keras, mereka tidak mampu mengulangi performa mengesankan yang sebelumnya membawa mereka meraih gelar Super 1000 di Indonesia Open di Jakarta bulan lalu.
Kekalahan Ketiga dari Pasangan Korea Selatan
Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Sze Fei dan Izzuddin dalam lima pertemuan melawan pasangan Korea tersebut. Selain itu, hasil ini juga menggagalkan kesempatan mereka untuk tampil di final Japan Open untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, mereka berhasil meraih gelar Super 750 pada tahun 2024, namun kalah dari pasangan yang sama di final tahun lalu.
Perjalanan Jimmy Wong dan Cheng Su Yin Berakhir di Semifinal
Di sisi lain, perjalanan pasangan ganda campuran Malaysia, Jimmy Wong dan Cheng Su Yin, juga berakhir di semifinal setelah kalah dari pasangan veteran Hong Kong, Tang Chun Man dan Tse Ying Suet. Pertandingan yang berlangsung pada hari yang sama di Tokyo tersebut berakhir dengan skor 17-21, 21-18, 21-15.
Kekalahan ini menghalangi Jimmy dan Su Yin untuk mencapai final Super 750 pertama mereka sebagai pasangan, setelah baru berpasangan sejak bulan Mei. Meskipun demikian, mereka dapat pulang dengan sedikit kebanggaan setelah berhasil mengalahkan dua pasangan peringkat lima besar dalam perjalanan menuju semifinal, termasuk pasangan Prancis peringkat 5 dunia dan pasangan Denmark peringkat 3 dunia.
Jimmy mengakui bahwa pengalaman pasangan Hong Kong tersebut sangat berpengaruh dalam pertandingan. "Kami bangga dengan penampilan kami, tetapi pada saat yang sama, kami kecewa karena merasa memiliki peluang," ujarnya. "Pengalaman mereka sangat berpengaruh, terutama pada momen-momen krusial. Mereka tahu bagaimana menangani situasi-situasi tersebut, sedangkan kami masih pasangan baru dan mungkin sedikit terlalu bersemangat."