Wednesday, 09 September 2026
Olahraga

--- Prancis Raih Dua Medali Emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 dengan Hanya Delapan Pemain ---

--- Tim bulu tangkis Prancis mengejutkan dunia dengan meraih dua medali emas di Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, meski hanya mengirimkan delapan atlet. Pasangan ganda campuran dan tunggal putra berh...

F
Farhan Hakim
25 August 2026 66 pembaca
Thom Gicquel-Delphine Delrue/[Foto:Sohusports]
Thom Gicquel-Delphine Delrue/[Foto:Sohusports]
---TITLEEXCERPT--- Tim bulu tangkis Prancis mengejutkan dunia dengan meraih dua medali emas di Kejuaraan Dunia 2026 di New Delhi, meski hanya mengirimkan delapan atlet. Pasangan ganda campuran dan tunggal putra berhasil mencatatkan sejarah bagi Prancis. ---CONTENT---

Pada 23 Agustus 2026, berita mengejutkan datang dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis yang berlangsung di New Delhi. Tim Prancis yang hanya mengirimkan delapan atlet berhasil meraih dua medali emas dalam empat nomor individu yang dipertandingkan. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian ini.

Keberhasilan Gicquel dan Delrue

Di final ganda campuran, pasangan Prancis yang menempati peringkat lima dunia, Thom Gicquel dan Delphine Delrue, bertanding melawan pasangan unggulan dari Tiongkok, Feng Yanzhe dan Huang Dongping. Pertandingan yang berlangsung selama 77 menit ini berakhir dengan skor 20-22, 21-19, dan 15-21. Gicquel dan Delrue berhasil mengatasi tekanan di game penentu dan merebut medali emas Kejuaraan Dunia pertama bagi Prancis dalam sejarah bulu tangkis.

Pencapaian ini sangat berarti, karena Prancis menjadi tim ke-15 yang memenangkan Kejuaraan Dunia dan tim Eropa kelima setelah Denmark, Inggris, Swedia, dan Spanyol. Terakhir kali pasangan Eropa meraih medali emas di nomor ganda campuran adalah pada tahun 2009. Sebelumnya, Gicquel dan Delrue sering kali dianggap sebagai "target mudah" oleh pasangan Tiongkok, dengan catatan tanpa kemenangan melawan beberapa pasangan utama Tiongkok. Namun, pada malam itu, mereka berhasil menjatuhkan "Duo Phoenix" dan mengubah catatan tersebut.

Prestasi Alex Lanier di Tunggal Putra

Setelah final ganda campuran, perhatian beralih ke final tunggal putra yang juga berlangsung sengit. Pemain muda Prancis berusia 21 tahun, Alex Lanier, yang berada di peringkat ke-10 dunia, menghadapi bintang Jepang, Kodai Naraoka, yang berada di peringkat ke-11 dunia. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 50 menit, Lanier berhasil meraih kemenangan dengan dua set langsung 21-11, 21-11, mengejutkan Naraoka.

Ini menjadi medali emas tunggal putra pertama bagi Prancis di Kejuaraan Dunia, dan Lanier mencatatkan diri sebagai pemain Prancis pertama yang mencapai final tunggal putra dalam sejarah kejuaraan ini. Ia juga menjadi pemain pertama yang lahir setelah tahun 2005 yang berhasil mencapai final di nomor tersebut.

// Artikel Terkait