Friday, 10 July 2026
Teknologi

Pemanfaatan AI oleh UMKM Indonesia: Landasan untuk Kebijakan yang Lebih Inklusif

Ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), yang menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih inklusif. Forum di Jakarta membah...

I
I Gusti Ngurah Pramana
09 July 2026 14 pembaca
Advertisement
Advertisement
inews.id Sumber: inews.id

JAKARTA, iNews.id – Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus didorong agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar. Pengalaman dari ribuan UMKM yang telah mengadopsi teknologi AI kini menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi kebijakan AI yang lebih inklusif di Indonesia.

Forum Kebijakan Nasional untuk AI Inklusif

Hal ini menjadi salah satu fokus dalam forum National Policy Convening Indonesia: Charting the Blueprint for AI-Inclusive Indonesia yang diselenggarakan oleh KUMPUL Impact di Jakarta pada Rabu, 8 Juli 2026. Forum ini mempertemukan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku usaha, organisasi internasional, serta komunitas, untuk mendiskusikan arah pengembangan AI yang lebih mendukung UMKM.

Program Pemberdayaan UMKM melalui AI

Kegiatan ini merupakan bagian dari program AI Opportunity for MSMEs (AIM ASEAN) yang dipimpin oleh ASEAN Foundation bersama AVPN, didukung oleh Google.org dan Asian Development Bank (ADB). Program ini bertujuan untuk memberdayakan 54.000 UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan AI dengan cara yang aman dan bertanggung jawab.

Dalam program tersebut, KUMPUL Impact berperan sebagai mitra pelaksana di Indonesia, dengan target untuk mendampingi sekitar 32.000 UMKM agar dapat memanfaatkan teknologi AI guna meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha mereka. Faye Wongso, Founder & Chairperson KUMPUL Impact, menyatakan bahwa penyusunan kebijakan AI tidak bisa hanya dilakukan dari balik meja. Menurutnya, aturan yang dibuat harus berdasarkan pengalaman nyata para pelaku UMKM di lapangan.

// Artikel Terkait