Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Semarang mengambil langkah hukum dengan melaporkan seorang Debt Collector (DC) pinjaman online yang diduga melakukan prank dengan melaporkan kebakaran palsu. Kejadian ini terjadi pada hari Rabu dan memicu respons cepat dari petugas pemadam yang berusaha menanggulangi situasi yang tidak nyata tersebut.
Menurut informasi yang diperoleh, laporan kebakaran tersebut ternyata tidak benar dan hanya merupakan lelucon yang merugikan. Hal ini menimbulkan kekecewaan di kalangan petugas Damkar yang telah bersiap-siap untuk menangani situasi darurat. "Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, karena dapat mengganggu kesiapsiagaan kami dalam menangani kebakaran yang sebenarnya," ungkap salah satu petugas Damkar.
Kasus ini kini sedang ditangani oleh pihak kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut tindakan yang dilakukan oleh DC pinjol tersebut. Damkar Semarang menegaskan bahwa mereka akan terus memantau dan melaporkan setiap tindakan yang merugikan masyarakat dan mengganggu tugas mereka. Pengembangan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku prank yang merugikan.