Harapan Pearly Tan dan M Thinaah untuk mempertahankan medali perak di Kejuaraan Dunia berakhir secara mengejutkan ketika mereka dikalahkan oleh pasangan Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, di New Delhi pada hari Kamis. Pasangan ganda putri unggulan kelima dari Malaysia ini mengalami kekalahan dengan skor 20-22, 21-18, 21-12 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Indoor Indira Gandhi.
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Pearly dan Thinaah dalam tujuh pertemuan melawan tim asal Indonesia, setelah sebelumnya mereka memiliki rekor head-to-head yang menguntungkan dengan 5-1. Pertemuan terakhir mereka di All England pada bulan Maret lalu dimenangkan oleh pasangan Malaysia dengan skor 21-9, 21-18 di babak perempat final.
Upaya Mengulangi Prestasi
Hasil pertandingan ini mengakhiri usaha Pearly dan Thinaah untuk mengulangi pencapaian luar biasa tahun lalu, ketika mereka menjadi pasangan ganda putri Malaysia pertama yang berhasil mencapai final Kejuaraan Dunia. Selama beberapa tahun terakhir, mereka telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di ajang dunia, melaju dari babak kedua pada tahun 2021, ke babak 16 besar pada tahun 2022, perempat final di tahun 2023, dan akhirnya mencapai final tahun lalu.
Performa Ganda Putra Malaysia
Sementara itu, pasangan ganda putra Malaysia yang berada di peringkat 6 dunia, Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan pasangan Taiwan, Chiu Hsiang Chieh dan Wang Chi Lin, yang berada di peringkat 14 dunia, dengan skor 21-17, 21-17. Mereka pun melaju ke babak perempat final yang sangat dinantikan, di mana mereka akan menghadapi unggulan teratas.
So Seung Jae dari Korea Selatan telah menjadi kekuatan dominan dalam Kejuaraan Dunia, dengan meraih gelar ganda putra bersama Kang Min Hyuk pada tahun 2023 dan berhasil mempertahankannya bersama Kim Won Ho di Paris tahun lalu. Pasangan Korea tersebut memastikan tempat mereka di perempat final setelah mengalahkan pasangan Inggris yang berada di peringkat 10 dunia, Ben Lane dan Sean Vendy, dengan skor 21-13, 21-16 di Stadion Indoor Indira Gandhi.