Friday, 30 October 2026
Olahraga

Pang Ron dan Pei Jing Belajar dari Kekalahan di French Open 2026

Pasangan ganda campuran Malaysia, Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing, mengalami kekalahan di final French Open 2026, mengingatkan mereka akan tantangan yang masih harus dihadapi untuk mencapai peringkat te...

D
Doni Setiawan
27 October 2026 49 pembaca
Hoo Pang Ron-Lai Pei Jing/[Foto:NST]
Hoo Pang Ron-Lai Pei Jing/[Foto:NST]

Perjalanan Hoo Pang Ron dan Lai Pei Jing di Eropa berakhir dengan pelajaran berharga saat mereka menghadapi pasangan nomor satu dunia, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, di final French Open 2026. Pertandingan yang berlangsung di Arena Grand Paris ini berakhir dengan skor 21-10, 21-13 untuk kemenangan pasangan Tiongkok tersebut.

Pang Ron dan Pei Jing, yang kini berada di peringkat 31 dunia, berhasil mencapai final setelah penampilan mengesankan di semifinal. Namun, mereka tidak mampu mengulangi performa tersebut ketika berhadapan dengan unggulan teratas. Kekalahan ini juga mengikuti hasil serupa di semifinal Denmark Open pekan lalu, di mana mereka kalah dua set langsung dari Yan Zhe dan Dong Ping dengan skor 21-13, 21-13. Dalam dua pertemuan tersebut, Pang Ron dan Pei Jing tidak berhasil meraih satu gim pun, yang mencerminkan tantangan yang mereka hadapi untuk mengubah kemajuan menjadi kemenangan melawan pasangan-pasangan papan atas.

Perjalanan Menuju Final

Meskipun hasil akhir di final tidak memuaskan, penampilan mereka di semifinal di Odense dan final di Paris memberikan sesuatu untuk dibangun oleh pasangan Malaysia ini setelah dua minggu yang melelahkan. Dalam perjalanan mereka ke final French Open, mereka berhasil meraih kemenangan meyakinkan 21-13, 21-9 atas pasangan unggulan keenam dari China di babak semifinal.

Sebelumnya, mereka juga berhasil melewati pasangan Taiwan, Liu Kuang Heng dan Hsu Yin Hui, dalam tiga pertandingan yang ketat, sebelum melanjutkan ke perempat final di mana mereka mengalahkan pasangan Jerman, Jones Ralfy Jansen dan Linda Efler, dalam pertandingan tiga gim. Hasil-hasil ini menunjukkan kemampuan mereka untuk menghadapi tantangan yang sulit, meskipun final merupakan ujian yang jauh lebih berat melawan pasangan peringkat tertinggi di turnamen tersebut.

Langkah Selanjutnya

Pang Ron dan Pei Jing berencana untuk kembali berjuang meraih gelar di Eropa, dengan tujuan mengikuti Hylo Open 2026 yang akan dimulai pada hari Selasa. Mereka berharap dapat memanfaatkan pengalaman dari French Open untuk meningkatkan performa mereka di turnamen mendatang.

// Artikel Terkait