Thursday, 18 June 2026
Olahraga

Noraqilah Maisarah Tantang Diri di Dua Nomor Pertandingan

Bermain di ganda putri dan ganda campuran memberikan tantangan tersendiri bagi Noraqilah Maisarah Ramdan, yang baru-baru ini berkompetisi di Australia Open 2026 dengan hasil yang bervariasi.

I
I Gusti Ngurah Pramana
18 June 2026 4 pembaca
Low Zi Yu-Noraqilah Maisarah/[Foto:Thestar]
Low Zi Yu-Noraqilah Maisarah/[Foto:Thestar]

Noraqilah Maisarah Ramdan, atlet berusia 18 tahun, menunjukkan performa di dua nomor pertandingan pada Australia Open 2026, meskipun hasilnya tidak sepenuhnya memuaskan. Dalam ganda campuran, dia berpasangan dengan Loo Bing Kun, namun mereka harus terhenti di babak kedua setelah kalah dari pasangan juara bertahan, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping dari Tiongkok. Sementara itu, di ganda putri, Noraqilah dan Low Zi Yu berhasil mencapai perempat final, tetapi langkah mereka terhenti oleh pasangan asal Indonesia, Febriana Kusuma dan Meilysa Puspitasari.

Meskipun tersingkir lebih awal di ganda campuran, Noraqilah Maisarah menganggap pengalaman tersebut berharga dan meyakini bahwa bermain di nomor ganda campuran telah meningkatkan kecepatan permainannya. "Ini menantang karena Anda harus sedikit lebih cepat karena Anda juga menghadapi lawan laki-laki di sisi lain. Hal itu meningkatkan kecepatan saya dan hanya akan membuat saya lebih baik di nomor ganda putri," ujarnya.

Fokus pada Peringkat Dunia

Noraqilah menegaskan bahwa meskipun jadwal kompetisi yang padat, hal itu tidak akan menghalangi ambisinya untuk masuk ke dalam peringkat 50 dunia bersama Low Zi Yu. Saat ini, mereka berada di peringkat 56 dunia. "Kami fokus untuk masuk ke peringkat 50 besar, tetapi kami tidak terlalu menekan diri sendiri," jelasnya. "Saya memanfaatkan pengalaman saya di ganda campuran dengan sebaik-baiknya karena itu akan membantu saya mencapai tujuan tersebut."

Kemunduran dan Kebangkitan

Rencana ganda putri junior Malaysia mengalami kemunduran signifikan tahun lalu ketika Dania Sofea Zaidi, mantan pasangan Zi Yu dan peraih medali perak di Kejuaraan Dunia Junior, mengalami cedera ligamen anterior cruciate yang membuatnya tidak dapat berkompetisi. Cedera ini memaksa pelatih nasional untuk merombak kombinasi pasangan, dan Noraqilah diberi kesempatan untuk berpasangan dengan Zi Yu. Hasilnya, mereka tampil sangat baik di turnamen pertama mereka bersama di Kejuaraan Dunia Junior 2025, di mana pasangan ini langsung menunjukkan kekompakan dan berhasil melaju hingga final, meraih medali perak.

// Artikel Terkait